Find and Follow Us

Senin, 17 Juni 2019 | 04:42 WIB

6 Anak Komodo Selundupan, Sudah Diketahui Asalnya

Oleh : M Fadil Djailani | Senin, 27 Mei 2019 | 21:45 WIB
6 Anak Komodo Selundupan, Sudah Diketahui Asalnya
Peneliti LIPI, Evy Arida

INILAHCOM, Jakarta - Hasil pemeriksaan para ahli dari Laboratorium Genetika Bidang Zoologi LIPI terhadap anak komodo yang menjadi barang bukti penyelundupan, menunjukkan komodo tersebut bukan berasal dari Taman Nasional Komodo, melainkan dari dataran lain di Flores, NTT. Waduh.

Ahli dari LIPI tersebut dilibatkan dalam pemeriksaan anak komodo oleh Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK). Pelaksanaan uji DNA dilakukan untuk mengetahui asal usul satwa Komodo yang di perdagangkan secara illegal dan menjadi kasus pada Maret 2019," kata peneliti LIPI, Evy Arida di Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Jakarta, Senin (27/5/2019).

Informasi saja, perkara ini sedang ditangani Kementerian yang dipimpin Siti Nurbaya dibantu Mabes Polri, Polda Jawa Timur, Balai Besar Konservasl Sumber Daya Alam Jawa Timur. Di mana, pengujian DNA dilaksanakan oleh Laboratorium Genetika Bidang Zoologi, Pusat Penelitian Biologi LIPI.

Metode uji DNA dilakukan dengan membandingkan antara DNA sampel darah dari 6 (enam) ekor Komodo yang merupakan barang bukti tindak pidana perdagangan satwa liar secara illegal. Dengan 8 haplotipe Control Region (CR) 1 yang telah diketahui berdasarkan hasil penelitian LIPI sebelumnya.

Ke-enam sampel darah Komodo yang diujikan tersebut mempunyai haplotipe yang khas di populasi Flores Utara, dengan jumlah 88% dari sampel populasi penelitian sebelumnya. Haplotipe tersebut juga ditemukan di Flores Barat, namun hanya dalam jumlah yang sangat kecil (<2,5% dari sampel populasi pada penelitian sebelumnya).

"Hasil uji DNA tersebut juga menunjukkan bahwa ke-enam ekor Komodo tersebut berjenis kelamln betina," kata Evy.

Kesimpulan itu didapat berdasarkan morfologi dari bentuk moncong, pola warna tubuh dan warna lidah, yang menunjukan anak komodo itu adalah Varanus komodoensis yang teridentifikasi berasal dari daratan Flores.

"Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia melibatkan LIPI untuk melakukan test DNA 6 anak Komodo yang berhasil di amankan dari tangan pelaku oleh Polda Jawa Timur," kata Dirjen Konservasi Sumber Daya Alam dan Ekosistem Wiratno.

Wiratno mengatakan, pemeriksaan lebih lanjut terhadap barang bukti adalah melalui tes DNA untuk mengetahui kesesuaian keanekaragaman genetika yang dapat mengindikasikan asal-usul satwa komodo tersebut. "Secara alami satwa komodo terdapat di Taman Nasional Komodo, daratan Flores dan pulau sekitarnya," pungkas Wiratno. [ipe]




Komentar

x