Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 12:50 WIB

Luhut: Jateng dan Batam Diincar Industri China

Jumat, 31 Mei 2019 | 04:09 WIB
Luhut: Jateng dan Batam Diincar Industri China
Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Pemerintah menyebut Jawa Tengah dan Batam menjadi dua lokasi yang dibidik sebagai destinasi relokasi industri China. Dampak perang dagang Amerika Serikat dan China.

Menko Kemaritiman, Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) yang ditemui di kediamannya di Jakarta, Kamis (30/5/2019), mengatakan, perang dagang antara kedua negara itu membuka peluang bagi negara berkembang seperti Indonesia untuk bisa mengambil keuntungan. "Jadi perang dagang antara Amerika Serikat dan China ini peluang, (karena) mungkin (mereka) relokasi industri-industri yang di China ini ke Indonesia," kata Luhut.

Luhut menyebutkan, relokasi kemungkinan besar akan dilakukan industri di China karena negara itu akan dikenakan tarif masuk hingga 25 persen oleh Amerika Serikat.

"Dari situ, ada sekitar 180 miliar dolar AS, mulai dari 'handphone', komputer, 'gadget', kita ingin beberapa persennya itu relokasi ke sini. Presiden setuju tempat itu ada dua, satu di Jawa Tengah, satu lagi mungkin di pulau mana di daerah Batam," katanya.

Rencananya, dalam relokasi tersebut, Indonesia ingin agar perusahaan-perusahaan AS yang mengimpor dari China bisa berinvestasi juga di lokasi tersebut. Investasi juga akan disokong oleh perbankan atau pihak yang melihat dampak perang dagang yang diprediksi akan berlangsung lama.

Luhut berharap rencana tersebut dapat segera terealisasi. Pasalnya, relokasi industri China itu juga tidak hanya diincar Indonesia, tetapi juga negara lain di kawasan ASEAN, seperti Vietnam, Malaysia dan Thailand.

"Dalam satu tahun ke depan harus jalan. Sekarang kita kejar. Presiden sudah minta proses ini dipercepat," ungkap Luhut yang juga menjadi ketua investasi untuk negara China. [tar]

Komentar

x