Find and Follow Us

Minggu, 16 Juni 2019 | 21:09 WIB

Agar Bea Logistik Murah, Begini Saran Menteri Susi

Kamis, 13 Juni 2019 | 11:30 WIB
Agar Bea Logistik Murah, Begini Saran Menteri Susi
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan, Susi Pudjiastuti mendesak terjadinya rantai logistik nasional yang efisien serta pengelolaan sumber daya perikanan lebih berkelanjutan dan bernilai tambah.

Dalam keterangan tertulis di Jakarta, Rabu (12/6/2019), Susi mengutarakan harapannya agar rantai logistik Indonesia diefisienkan dengan membangun lebih banyak lagi pelabuhan-pelabuhan hub dan rute pelayaran untuk menciptakan konektivitas yang baik.

Untuk itu, ujar dia, pihaknya juga tengah terus mendorong pemerataan antara pengusaha besar dan nelayan kecil dengan memperkuat nelayan pesisir.
"Dari 4.500 kapal besar, pemiliknya hanya kurang lebih 20-30 orang. Nah ini yang harus kita seimbangkan karena kalau tidak, nanti akan ada ketimpangan-ketimpangan. Itu yang tidak kita inginkan. Saya ingin memperkuat nelayan pesisir," ucapnya.

Hal itu salah satunya dilakukan melalui pemberian bantuan kapal kepada para nelayan, sebagaimana yang telah dilakukan selama ini.

Susi menjelaskan, saat ini, tengah diupayakan restrukturisasi ekonomi kelautan dan perikanan agar memiliki nilai ekonomi yang lebih tinggi dan berkelanjutan, salah satunya dengan mendorong perubahan industri yang selama ini bersifat ekstraktif menjadi produktif.

Dalam sektor perikanan, ia mendorong agar para pelaku usaha menjual produk ekspor berupa ikan hidup dan ikan yang sudah diproses, yang memiliki nilai jual lebih tinggi dibandingkan ikan mentah.

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Pusat Kajian Maritim untuk Kemanusiaan, Abdul Halim menginginkan Menteri Kelautan dan Perikanan melakukan pembenahan mendasar terhadap sumber daya ikan di kawasan perairan nasional.

"Problem utama (di sektor kelautan) yang kita hadapi adalah melakukan pembenahan secara mendasar agar cita-cita pengelolaan sumber daya perikanan yang berkelanjutan dan bertanggung jawab bisa terwujud," kata Abdul Halim.

Menurut dia, mewujudkan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan agar tetap bisa dinikmati baik oleh seluruh pelaku usaha perikanan maupun generasi mendatang layak menjadi prioritas utama pemerintahan ke depan. [tar]

Komentar

x