Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 18:38 WIB

Delapan Kali BI Tahan Suku Bunga Acuan 6%

Jumat, 21 Juni 2019 | 01:09 WIB
Delapan Kali BI Tahan Suku Bunga Acuan 6%
(inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Bank Indonesia (BI) kembali mempertahankan suku bunga acuan sebesar 6% dalam Rapat Dewan Gubernur periode 19-20 Juni 2019. Artinya, delapan kali BI memutuskan hal yang sama sejak November 2018.

Meski begitu, BI melonggarkan Rasio Giro Wajib Minimum (GWM) untuk Bank Umum dan Bank Syariah masing-masing menjadi 6% dan 4,5%. "GWM untuk bank umum dan syariah, turun masing-masing 50 basis poin ," kata Gubernur BI, Perry Warjiyo dalam jumpa pers di Jakarta, Kamis (20/6/2019).

Atas keputusan ini, ekonom The Indonesian Institute, Muhamad Rifki Fadilah menilai, kebijakan BI sangat akomodatif, responsif serta mengedepankan prinsip kehati-hatian. Di mana, kurs rupiah dirasakan masih berpeluang melemah.

"Keputusan ini tepat meskipun saat ini ada beberapa indikator ekonomi yang menunjukkan penguatan ekonomi Indonesia dan berpeluang untuk menurunkan suku bunga seperti tren inflasi yang terkendali dan cenderung melandai," kata Rifki.

Rifki mengatakan, secara umum nilai tukar rupiah terhadap dollar AS sudah menguat dan IHSG mengalami tren yang sama. BI sudah menahan suku bunga ini selama enam bulan selama 2019. Adapun suku bunga Deposit Facility (DF) tetap di level 5,25% dan Lending Facility (LF) pada level 6,75%.

Dia mengingatkan kepada pemerintah Indonesia, saat ini belum sepenuhnya aman untuk menurunkan suku bunga mengingat masih adanya eskalasi ketegangan perdagangan antar negara-negara di dunia kian meningkat. Jadi, BI tidak harus mengambil kebijakan menurunkan suku bunga acuannya. [tar]

Komentar

Embed Widget
x