Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 18:20 WIB

DPR Ingatkan Bulog Bukan Perum Pengeruk Untung

Sabtu, 22 Juni 2019 | 08:09 WIB
DPR Ingatkan Bulog Bukan Perum Pengeruk Untung
(Foto: istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi IV DPR, Agustina Wilujeng mengingatkan Perum Bulog tidak diarahkan untuk mengeruk laba semata. Bantu pemerintah dalam menjaga ketahanan pangan nasional.

"Kami sampaikan agar Bulog dikembalikan untuk menjaga stok beras semata, bukan lembaga bisnis yang harus berorientasi mendapatkan penghasilan untuk negara," kata Wilujeng dalam rilis yang diterima di Jakarta, Jumat (21/6/2019).

Menurut Wilujeng, sudah seharusnya pemerintah memberikan peran yang jelas kepada Bulog, sehingga lembaga itu kembali menjadi nirlaba atau tidak mencari keuntungan.

Politisi PDIP ini berpendapat, apabila Perum Bulog dipaksa untuk menjaga ketahanan pangan, sekaligus meraup keuntungan besar, maka akan membingungkan. Dalam hal ini, Perum Bulog diharapkan bisa mengelola secara maksimal terkait dengan perannya dalam bantuan pangan nontunai (BPNT). "Beras memiliki masa kedaluwarsa. Pemerintah harus menggunakan beras Bulog secara maksimal untuk program BPNT," ujarnya.

Sebelumnya, Perum Bulog terus melakukan persiapan untuk meraih 70% pasar BPNT dengan menyediakan produk pangan berkualitas dan terjangkau khususnya beras, baik medium maupun premium sesuai kebutuhan konsumen.

Direktur Operasional dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Tri Wahyudi menyatakan, dengan pengalaman di industri perberasan, distribusi dan kemampuan infrastruktur yang dimiliki, BUMN tersebut memiliki kapasitas menyediakan beras untuk 15,6 juta keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh wilayah Indonesia.

Bulog, tambahnya, memiliki 37 mesin pengolahan yang tersebar di wilayah penyerapan gabah/beras seluruh Indonesia, dan bersinergi dengan mitra Gapoktan maupun swasta dalam penyediaan kebutuhan beras untuk stok cadangan beras pemerintah (CBP), maupun komersial.[tar]

Komentar

x