Find and Follow Us

Jumat, 19 Juli 2019 | 05:50 WIB

Anak Buah Prabowo Dukung Adian Jadi Menakertrans

Senin, 24 Juni 2019 | 11:28 WIB
Anak Buah Prabowo Dukung Adian Jadi Menakertrans
(Foto: ist)

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Umum FSP BUMN Bersatu, Arief Poyuono mendukung rencana Presiden Joko Widodo memasukkan Politisi PDIP, Adian Napitupulu di kabinet. Cocoknya menteri sektor ekonomi yakni Menakertrans.

Namun, kata Arief yang juga menjabat Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, dengan catatan jika Mahkamah Konstitusi (MK) memenangkan paslon 01 Jokowi-Maruf Amin dalam sengketa Pilpres 2019.

"Adian sosok yang paling pantas untuk menjadi anggota kabinet Joko Widodo, karena dari seluruh Timses 01 hanya Adian yang terlihat paling bekerja keras dan selalu berada digaris depan dalam mengkampanyekan pasangan 01," ujar Arief di Jakarta, Minggu (23/6/2019).

Arief yang menjadi lawan debat 4 babak Adian di Catatan Najwa Shihab saat Pilpres 2019 lalu, menegaskan sangat mengenal Adian sebagai sosok aktivis yang jujur dan setia. "Dia sosok aktivis 98 jujur dan setia kawan serta selalu komit dengan Perjuangan cita cita Reformasi 98," tegasnya.

Lebih jauh Arief mengatakan bahwa lepas dari perbedaan partai dan pilihan yang dijalani dengan Adian, dirinya sangat senang kalau aktivis 98 ini bisa menjadi menteri.

"Adian Juga sosok yang punya karakter yang kuat dalam memegang prinsip prinsip membela masyarakat. Aku senang kalau Adian bisa jadi anggota kabinetnya Joko Widodo. (Itu) kalau Joko Widodo - Maruf Amin dinyatakan menang oleh KPU," tambahnya.

Ia sendiri meyakini, hingga saat ini, Prabowo-Sandi yang akan memenangkan sengketa Pilpres 2019. "Saya sangat yakin 1000 persen, Paslon 02 akan menang di MK," tandasnya.

Saat ditanya mengenai beberapa kandidat Menteri yang ramai dibicarakan di media, termasuk salah satunya Agus Harimurty Yudhoyono Arif dengan lugas menjawab "Adian jauh lebih mumpuni dibandingkan AHY," jelasnya.

Sebelumnya nama Politisi PDIP yang juga mantan aktivis 98 Adian Napitupulu sempat disebut Presiden Jokowi sebagai figur yang memiliki kapasitas untuk menjabat salah satu menteri di di Pemerintahan Jokowi-Amin Amin.

Hal tersebut diungkapkan Presiden dalam sambutannya di acara Halal Bihalal Aktivis 98 di Puri Agung, Grand Sahid Jaya Hotel Jakarta pada 16 Juni 2019. Kala itu, Jokowi juga sempat enyinggung soal posisi menteri yang sampai saat ini belum pernah diisi dari kalangan aktivis 98. [ipe]


Komentar

Embed Widget
x