Find and Follow Us

Rabu, 18 September 2019 | 17:37 WIB

Murad Desak OJK Segera Tes Calon Bos Bank Maluku

Selasa, 25 Juni 2019 | 12:50 WIB
Murad Desak OJK Segera Tes Calon Bos Bank Maluku
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Ambon - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) diminta segera menyeleksi calon komisaris dan direksi PT Bank Maluku dan Maluku Utara (Malut) yang diusulkan Rapat Umum Pemegang saham (RUPS) di Jakarta pada 17 Juni 2019.

"Harus diseleksi OJK dahulu, makanya belum ada keputusan soal komisaris maupun direksi PT. Bank Maluku dan Malut yang definitif," kata Gubernur Maluku Murad Ismail selaku pemegang saham pengendali PT. Bank Maluku dan Malut di Ambon, Selasa (25/6/2019).

RUPS tahunan PT Bank Maluku dan Malut mencalonkan Arief Burhanudin Waliulu yang sebelumnya menjabat Plt Direktur Utama(Dirut) dan Direktur Umum Bank Maluku, menjadi Dirut. Dan, calon Direktur Pemasaran dijabat Jetty Likur yang berasal dari Bank Mandiri Jakarta menggantikan Aleta Da Costa.
Untuk calon Direktur Umum ditunjuk Joly Pulung yang sebelumnya menjabat Kepala Cabang Bank MalukuMalut di Tobelo, Malut. Seluruh kandidat tersebut harus lulus tes OJK.

Sedangkan, RUPS Luar Biasa disepakati calon Komisaris Utama dijabat MAS. Latuconsina yang sebelumnya menjabat Wakil Wali Kota Ambon, dan calon komisaris independen ditunjuk Hengky Pelapon. Keduanya juga harus lulus tes OJK.

Gubernur Murad yang dilantik bersama Wagub, Barnabas Orno oleh Presiden Jokowi di Jakarta pada 24 April 2019 itu, mengemukakan, hasil OJK nantinya disampaikan kepada pemegang saham lainnya yakni Gubernur Malut, para Bupati maupun Wali Kota se- Maluku dan Malut.

"Pastinya saat RUPS tahunan maupun luar biasa di Jakarta yang dihadiri Abdul Gani Kasuba itu disepakati PT. bank Maluku dan Malut harus dikelola secara profesional sehingga mendukung pengembangan pembangunan di dua provinsi tetangga ini," tandas Murad.

Sedangkan, calon Komisaris Utama Bank Maluku dan Malut, MAS Latuconsina berusaha tidak mengecewakan kesepakatan para pemegang saham BUMD ini dan siap menjalani seleksi sesuai ketentuan OJK.

"Kepercayaan ini tidak boleh disia-siakan agar PT. Bank Maluku dan Malut mampu berkompetensi secara sehat dengan bank maupun lembaga keuangan lainnya yang bisa juga ekspansi di provinsi lainnya," katanya. [tar]

Komentar

Embed Widget
x