Find and Follow Us

Kamis, 22 Agustus 2019 | 13:12 WIB

Ahmad Ali: Sulteng Layak Pusat Manufaktur Sulawesi

Rabu, 26 Juni 2019 | 16:27 WIB
Ahmad Ali: Sulteng Layak Pusat Manufaktur Sulawesi
Anggota DPR sekaligus Ketua Fraksi NasDem, Ahmad M Ali - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Dikenal kaya sumber daya alam mulai dari nikel hingga gas bumi, Sulawesi Tengah berpeluang menjadi pusat industri manufaktur di Pulau Sulawesi pada 2024.

Pandangan ini disampaikan Anggota DPR sekaligus Ketua Fraksi NasDem, Ahmad M Ali di Jakarta, Rabu (26/6/2019). "Sulawesi Tengah memiliki keunggulan komparatif dengan cadangan sumber daya nickel pig iron, biji besi dan gas yang sangat bisa diandalkan. Saya optimis tahun 2024, daerah ini akan menjadi pusat industri manufaktur di Pulau Sulawesi," ujar Ahmad Ali, sapaan akrab Bendahara Umum DPP Partai NasDem tersebut.

Ahmad Ali mengemukakan, Sulawesi Tengah merupakan provinsi terbesar di Sulawesi dengan luas wilayah daratan 68,033 kilometer-persegi, dan luas laut 189,480 kilometer-persegi. Wilayah ini, memiliki tantangan dari sisi konektivitas, mencakup semenanjung bagian timur dan semenanjung bagian utara, serta Kepulauan Togean di Teluk Tomini. Ditambah lagi pulau-pulau di Banggai, Teluk Tolo hingga ke perbatasan Sulawesi Tenggara. Selain itu, Sulawesi Tengah dikelilingi sejumlah gunung.

"42.80% berada di atas ketinggian 500 meter dari permukaan laut dan Katopasa adalah gunung tertinggi dengan ketinggian 2.835 meter dari permukaan laut, kita butuh infrastruktur yang besar sekali," papar Ahmad Ali.

Kendala lain yang harus dicari solusinya, timpal Ahmad Ali, adalah perbedaan sebaran sumber daya alam, serta pertumbuhan ekonomi yang belum merata. Tantangan ini, melahirkan gap (ketimpangan) pembangunan antar daerah. Di mana, ada daerah yang pertumbuhannya tinggi karena memiliki sumber daya alam yang besar. Mulai dari minyak dan gas bumi (migas), tambang nikel serta perkebunan. Namun adapula daerah yang pertumbuhan ekonominya terbatas.

"Konektivitas melalui perbaikan dan penambahan infrastruktur darat, laut, dan udara adalah kunci untuk membangun pemerataan pembangunan melalui daya pacu keunggulan kompetitif dan komparatif di masa mendatang," paparnya.

Ahmad Ali menekankan, percepatan infrastruktur dan energi yang massif akan membuat kondisi geografis strategis dan potensi komparatif menjadikan Sulawesi Tengah sempurna menjadi daerah pusat pertunbuhan.

"Insha Allah, bila kita bekerja secara sungguh-sungguh, optimis Sulteng bisa terwujud sebagai daerah maju berbasis sentral strategis komoditas olahan. Serta hilirisasi berbasis keunggulan daerah yang pada akhirnya membawa kesempatan kerja, atau peluang usaha yang jauh lebih baik ketimbang sekarang," pungkasnya.

Informasi saja, Ahmad Ali, selama ini, dikenal sebagai anggota parlemen yang kritis dan concern dalam memperjuangkan pembangun di Sulawesi Tengah. Konsistensi dalam mendorong pembangun di Sulawesi Tengah, menjadikan Ahmad Ali sebagai calon gubernur menggantikan Longky Djanggola. [tar]

Komentar

x