Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 23:22 WIB

Gandeng Koperasi, Grup Astra Agro Siapkan 2.500 Ha

Rabu, 3 Juli 2019 | 14:15 WIB
Gandeng Koperasi, Grup Astra Agro Siapkan 2.500 Ha
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Tri Buana Mas (TBM), salah satu anak PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) terus mengembangkan kemitraan dengan petani sawit di kawasan Candi Laras Utara Kabupaten Tapin, Kalimantan Selatan.

Industri sawit papan atas ini akan mengembangkan bisnis perkebunan sawit dengan pola inti plasma. Sekitar 2.500 hektar kebun kelapa sawit siap dikonversikan menjadi kebun plasma dengan menggandeng Koperasi Serba Usaha (KSU) Bangun Banua.

Program ini didukung penuh oleh Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalimantan Selatan (Kalsel). Untuk merealisasikannya, diawali dengan uji kelayakan konversi kebun plasma di PT TBM.

"Secara umum, perkebunan plasma yang dikembangkan PT TBM sudah sesuai standar teknis dan layak untuk dikonversi. Apalagi, perusahaan ini juga menjalin kerjasama yang baik dengan KSU Bangun Banua yang menghimpun para petani lokal," ucap Suparmi, Kepala Dinas Perkebunan dan Peternakan Kalsel pada saat uji kelayakan, beberapa waktu lalu.

Ketua KSU Bangun Banua, Muhammad Noor mengatakan, jumlah perkebunan inti plasma akan menerima 1.984 kepala keluarga (KK). Keseluruhannya berada di 5 Desa wilayah Margasari yaitu Desa Suwaja, Buas-Buas, Buas-Buas Hilir, Teluk Haur, dan Batalas. "Konversi kebun plasma yang dilakukan PT TBM membuktikan kepekaan perusahaan terhadap masyarakat sekitar," ucap Noor.

Dukungan serupa disampaikan Camat Candi Laras Utara, Parianta. Program perkebunan inti plasma yang diterapkan PT TBM, bisa menjadi contoh bagi perusahaan sawit lainnya. "Saat ini, perusahaan telah menjadi rumah bagi ribuan pekerja kebun yang sebagian besar adalah masyarakat sekitar. Ia juga berpesan terkait program konversi dan pengalihan kebun ke petani plasma, hendaknya masyarakat bisa menjaga amanah ini dengan baik dan jangan sampai lahan tergadai apalagi terjual," papar Parianta.

Sementara itu, CDAM PT AAL Area Borneo 4, Jaenudin, menyampaikan bahwa program kemitraan ini merupakan perwujudan dari visi besar PT AAL dalam mendorong kesejahteraan bersama bangsa. Diharapkan dengan program kemitraan tersebut dapat membantu meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat. [tar]

Komentar

x