Find and Follow Us

Jumat, 22 November 2019 | 22:35 WIB

Garap Proyek Kilang

Pertamina Gandeng Exim Bank Korsel

Kamis, 4 Juli 2019 | 01:09 WIB
Pertamina Gandeng Exim Bank Korsel
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina (Persero) dan Eximbank Korea Selatan meneken Framework Agreement (FA) senilai US$1,5 milliar untuk mendukung sejumlah proyek Pertamina, termasuk modernisasi dan pembangunan kilang.

Proyek modernisasi dan pembangunan kilang yang digadang-gadang Pertamina, dikenal dengan Proyek Refinery Development Masterplan Program (RDMP) dan New Grass Root Refinery (NGRR).

Penandatanganan FA dilakukan Direktur Keuangan Pertamina, Pahala N Mansury dan CEO Eximbank (Kexim), Eun Sung-Soo di sela pertemuan 2019 Pertnership Forum-Oil and Gas Downstream Indonesia di Seoul, Korea Selatan, Selasa (2/7/2019).

Hadir dalam momen penting ini Direktur Megaproyek Pengolahan dan Petrokimia (MP2), Ignatius Tallulembang, dan Direktur Infrastuktur Tambang dan Energi, Kemenko Kemaritiman RI, Yohannes Yudi Prabangkara.

Dalam rilis kepada media di Jakarta, Rabu (3/7/2019), VP Corporate Communication Pertamina, Fajriyah Usman menyatakan, inisiasi kerja sama ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama sebelumnya dengan beberapa mitra dari Korea Selatan, seperti Hyundai dan SK yang tergabung dalam Joint Operation (JO) pekerjaan EPC RDMP Balikapan.

"Dengan adanya framework agreement ini diharapkan akan semakin mempermudah kerja sama yang melibatkan mitra potensial lain dari Korea Selatan, terutama dalam proyek RDMP Balikpapan," ujarnya.

Kerja sama ini, lanjut Fajriyah, akan sangat bermanfaat bagi kedua belah pihak dan Pertamina semakin berkomitmen untuk menjamin availability, accessibility, & affordability energi nasional atau dalam konteks ini energi untuk perekonomian Indonesia.

"Kerjasama yang erat antara Pertamina dengan berbagai mitra pembiayaan dari Korea Selatan akan semakin memperkuat pelaksanaan proyek RDMP Balikpapan sesuai dengan target yang ditetapkan," imbuhnya.

Sebagai kelanjutan dari penandatangan kerja sama tersebut, pemerintah Indonesia dan Korea melalui Pertamina dan Kexim juga menggelar acara Vendor Day pada 2-3 Juli 2019. Kegiatan yang menggandeng pelaku usaha bidang konstruksi dari Indonesia & Korea ini berhasil menarik sekitar 250 orang dari 38 perusahaan Indonesia dan 60 perusahaan Korea. Dari kegiatan ini diharapkan ada kolaborasi kerjasama antara vendor dari kedua negara.

Dengan mempertemukan pelaku usaha dari kedua belah pihak, Pertamina juga berharap akan mendukung program TKDN Pemerintah dalam pengembangan project RDMP Balikpapan. Hal ini sejalan dengan yang disampaikan Kemenko Maritim, Yohannes Yudi Prabangkara, Pertamina harus mempertimbangkan standar TKDN dalam pengembangannya.[tar]

Komentar

x