Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 18:39 WIB

Bursa Anggota BPK, Rusdi Kirana Mundur?

Oleh : Iwan purwantono | Kamis, 4 Juli 2019 | 12:01 WIB
Bursa Anggota BPK, Rusdi Kirana Mundur?
Rusdi Kirana - (Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Menjadi anggota Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) memang menarik. Fungsi BPK sebagai auditor pelat merah bikin jeri kementerian dan lembaga negara lainnya. Wajar bila banyak yang kepincut.

Adalah Rusdi Kirana yang namanya sangat kondang sebagai pemilik maskapai penerbangan Lion Air, terdaftar sebagai salah satu calon anggota BPK. Kini, dirinya dipercaya Presiden Joko Widodo menjabat Dubes RI untuk Malaysia.

Tersiar kabar bahwa Rusdi mengundurkan diri dari bursa anggota BPK. Bisa jadi karena posisinya masih Dubes Malaysia. Berdasarkan Kepmen Luar Negeri No 15/B/KP/VIII/2017/01/Tahun 2017 tentang Pembebastugasan dan Penunjukan Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Pada Perwakilan Republik Indonesia di Kuala Lumpur, Rusdi ditunjuk sebagai KPA menggantikan Andreano Erwin.

Nah, keputusan yang diteken Menlu Retno LP Marsudi pada 11 Agustus 2017 itu, menjadi kerikil bagi Rusdi untuk masuk bursa BPK. Lantaran, berdasarkan UU BPK, pemegang KPA harus mundur dua tahun terlebih dahulu sebelum mencalonkan diri sebagai anggota BPK.

Sebelum Rusdi, Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Ferry Joko Juliantoro mengundurkan diri. Anak buah Prabowo ini mengaku telah mencabut berkas pencalonannya di hari terakhir pendaftaran. "Saya sudah mundur. Saya enggak melengkapi berkas saat penutupam pendaftaran," papar Ferry.

Informasi saja, ada lima kursi anggota BPK yang lowong yakni Harry Azhar Azis, Eddy Mulyadi Supardi (Alm), Rizal Djalil, Moermahadi Soerja Djanegara, dan Achsanul Qosasih yang pensiun Oktober 2017.

Untuk memperebutkan lima kursi itu, awalnya ada 64 peserta yang berminat. Kalau gugur dua berarti tersisa 62 calon. Nantinya, para calon itu harus melalui seleksi administrasi. Selanjutnya nama-nama yang lolos akan diserahkan ke Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI dan Komisi XI DPR untuk di-fit and propert test. Kita tunggu saja perkembangannya. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x