Find and Follow Us

Minggu, 26 Januari 2020 | 02:25 WIB

Karena Banyak Faktor, ICP Juni Anjlok US$ 61/Barel

Oleh : Indra Hendriana | Minggu, 7 Juli 2019 | 04:09 WIB
Karena Banyak Faktor, ICP Juni Anjlok US$ 61/Barel
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Harga minyak mentah Indonesia (Indonesian Crude Price/ICP) Juni 2019, kembali terkoreksi menjadi US$61 per barel. Turun US$7,07 dari US$68,07 per barel pada Mei 2019.

Dalam laporan tim Harga Minyak Indonesia dikutip Sabtu (6/7/2019), menyatakan, terdapat pre-eliminary data, di mana suplai minyak dunia pada Mei 2019 diperkirakan meningkat 0,04 juta barel per hari, menjadi 98,26 juta barel per hari dibandingkan bulan sebelumnya.

Selain itu, perlambatan pertumbuhan perekonomian global yang disebabkan oleh kekhawatiran pasar atas perang dagang AS-China yang berkepanjangan dan diperkirakan akan memperlemah perekonomian global serta berujung pada semakin menurunnya permintaan minyak mentah global.

Berdasarkan data yang dipublikasikan Rystad bulan Juni 2019, terdapat peningkatan proyeksi produksi Minyak Mentah Amerika Serikat pada akhir Desember 2019 sebesar 200.000 barel per hari menjadi 13,4 juta barel per hari.

Tingkat stok gasoline Amerika Serikat selama Juni 2019, mengalami kecenderungan kenaikan dibandingkan Mei 2019. Untuk stok minyak mentah AS selama Juni 2019, cenderung mengalami peningkatan dibandingkan Mei 2018, meskipun sedikit menurun di akhir Juni 2019.

Terakhir, meningkatnya krisis politik di Venezuela dan sabotase atas fasilitas minyak di Libya serta keputusan Amerika untuk tidak memperpanjang waiver atas embargo ekspor minyak mentah Iran, berdampak pada semakin berkurangnya pasokan minyak mentah di pasar global.

Untuk kawasan Asia Pasifik, pergerakan harga minyak mentah juga dipengaruhi oleh penurunan permintaan minyak mentah yang dipicu penurunan refinery margin di kawasan Asia. [ipe]



Komentar

x