Find and Follow Us

Minggu, 15 September 2019 | 17:59 WIB

Mekeng: Nasib Destry Ditentukan Besok

Rabu, 10 Juli 2019 | 18:45 WIB
Mekeng: Nasib Destry Ditentukan Besok
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ketua Komisi XI DPR, Melchias Markus Mekeng memastikan, rapat penentuan diterima atau tidaknya Destry Damayanti sebagai calon Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia (DGS-BI), digelar besok (Kamis, 11/7/2019).

Awalnya, Komisi XI yang membidangi keuangan dan perbankan ini, menjadwalkan rapat internal untuk menentukan nasib Destry Damayanti yang masih menjabat Anggota Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), digelar hari ini (Rabu, 10/7/2019). "Baru besok akan dilakukan pada pukul 15.00 WIB. Kami akan rapat internal dahulu untuk mendengar pandangan fraksi," papar Mekeng di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (10/7/2019).

Mengemuka dua opsi yang bakal ramai dibahas Komisi XI DPR dalam rapat internal esok. Yakni, apakah keputusan akhir pencalonan Destry ditempuh melalui musyawarah untuk mufakat, atau pemungutan suara alias voting.

JIka terdapat catatan negatif yang bernuansa penolakan terhadap Destry, maka Komisi XI DPR bisa saja menggelar pemungutan suara atau voting. Sehingga bisa dilihat apakah pendukung Destry mayoritas atau malah sebaliknya.

Namun, apabila sebagian besar anggota Komisi XI DPR menilai kapasitas dan integritas Destry, sangat kapabel untuk menjadi orang nomor dua di BI, sangat mudah dan cepat untuk memutuskannya.
"Tadi Rabu ini, perwakilan fraksi belum ada yang mau bicara. Baru besok kami akan menentukan mekanismenya," ujar politisi senior Partai Golkar ini.

Ditanya soal peluang, Mekeng enggan bicara banyak. Hanya dikatakan bahwa masing-masing farksi tentunya memiliki penilaian. Yang jelas, Destry telah melalui uji kelayakan dan kepatutan (fit and proper) di Komisi XI DPR pada 1 Juli 2019.

"Kami juga telah memanggil Perhimpunan Bank-Bank Nasional, Himpunan Bank-Bank Negara, Badan Intelejen Negara dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan untuk memeriksa kelayakan Destry," paparnya.

Menurut Wakil Ketua Komisi XI asal PAN, Achmad Hafisz Tohir, tidak ada catatan negatif terhadap Destry selama uji kelayakan dan kepatutan. Namun, memang ada anggota Komisi XI yang mempertanyakan kenapa pencalonan DGS BI hanya satu orang.

Hal itu menyebabkan Anggota Komisi XI tidak memiliki pembanding untuk melihat kualifikasi calon DGS Bank Indonesia. "Kecenderungannya ya setuju, karena cuma calon tunggal jadi kami tidak memiliki parameter untuk pembanding lain," ujar dia.

Informasi saja, Destry diajukan Presiden Joko Widodo sebagai calon tunggal untuk menempati posisi Deputi Gubernur Senior (DGS) BI periode 2019-2024. Jika direstui DPR, Destry akan menggantikan posisi Mirza Adityaswara, yang habis masa jabatannya pada 24 Juli 2019.

Sebelum menjabat Komisioner LPS, Destry sempat menjadi Kepala Ekonom PT Bank Mandiri Persero Tbk, Direktur Eksekutif Mandiri Institute, hingga Ketua Panitia Seleksi Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). [tar]

Komentar

Embed Widget
x