Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 18:32 WIB

Fadel: DPD Kuat, Kesejahteraan Daerah Makin Hebat

Kamis, 11 Juli 2019 | 15:36 WIB
Fadel: DPD Kuat, Kesejahteraan Daerah Makin Hebat
Anggota DPD terpilih periode 2019-2024, Prof Fadel Muhammad - (Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota DPD terpilih periode 2019-2024, Prof Fadel Muhammad mendorong DPD serius memperjuangkan kesejahteraan rakyat di daerah. Untuk itu perlu perubahan mindset dari kalangan senator.

Kata politisi senior Partai Golkar ini, peran Dewan Perwakilan Daerah (DPD) perlu dioptimalkan untuk mewujudkan kemajuan daerah. Kemampuan DPD dalam melakukan terobosan, sangat penting untuk meningkatkan perannya kepada Indonesia. Salah satu terobosan, salah satunya dengan smart decentralization.

Selama ini, Fadel yang berperan besar untuk kepentingan daerah, merasakan sebagian besar masyarakat belum melihat kontribusi DPD. Sehingga perlu diperkuat agar bisa seimbang dengan DPR.

"DPD sudah diatur oleh regulasi. Dalam sistem pemerintahan dikenal sebagai dua kamar. Saya ingin bicara, bagaimana penguatan kelembagaan ke depan. Sinergi DPD dengan DPR RI," kata Fadel dalam Focus Group Discussion (FGD) bertajuk Penguatan Sinergi DPR-DPD melalui Peningkatan Peran Daerah dengan Smart Decentralization di Fakultas Ilmu Administrasi (FIA) Universitas Brawijaya Malang, Jawa Timur.

Sinergitas antara DPD dan DPR, kata dia, diupayakan untuk memaksimalkan kinerja mereka dalam mewakili rakyat dan daerah. Pasalnya secara politik kekuasaan DPR yang cukup dominan tapi belum optimal memberikan manfaat kepada rakyat.

Apabila terjadi sinergi antara kedua lembaga tersebut, akan memperluas manfaatnya kepada rakyat dan daerah. Sayangnya, DPD masih terkunci dengan kewenangan yang terbatas sehingga tidak optimal dalam memberikan kontribusi ke daerah. Sejauh ini fungsi DPD hanya melakukan pengawasan dan dan memberikan saran kepada lembaga legislatif.

Fadel yang juga Guru Besar FIA Unibraw ini, berupaya untuk menyerap aspirasi dari para peserta FGD. Tampak hadir Kepala Program Studi Administrasi Publik FIA UB, Dr Fadillah Amin; Ketua Jurusan Administrasi Publik FIA UB, Andy Fefta Wijaya; Ketua Governance Lab FIA UB, Dr MR. Khairul Muluk; dan Ketua Badan Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat FIA UB, Dr Mohammad Nuh.

Selanjutnya, mantan Menteri Kelautan dan Perikanan ini memaparkan tentang smart decentralization. Langkah untuk mencapai smart decentralization bisa dengan menginjeksi kewirausahaan di sektor publik.

Langkah ini sangat penting karena karena tuntutan rakyat semakin besar kepada kualitas kinerja pelayanan publik. Oleh karena itu, sektor publik terutama pemerintah daerah harus mengembangkan perilaku entrepreneurial dengan fokus pada manajemen kinerja. [tar]


Komentar

Embed Widget
x