Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 18:37 WIB

Siap Beber BLBI, Ekonom Senior Minta Jadwal Ulang

Kamis, 11 Juli 2019 | 16:50 WIB
Siap Beber BLBI, Ekonom Senior Minta Jadwal Ulang
Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli - (inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Mantan Menko Kemaritiman Rizal Ramli meminta penjadwalan ulang untuk diperiksa sebagai saksi dalam penyidikan kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Sedianya, KPK pada hari ini (Kamis, 11/7/2019) memanggil Rizal Ramli yang dikenal sebagai ekonom senior, sebagai saksi untuk tersangka SJN terkait kasus korupsi pemberian Surat Keterangan Lunas (SKL) kepada pemegang saham Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) Tahun 2004 sehubungan dengan pemenuhan kewajiban penyerahan aset oleh obligor BLBI kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

"Satu orang saksi untuk kasus BLBI telah datang hari ini (Kwik Kian Gie), sedangkan satu saksi lain, Rizal Ramli menyampaikan pada penyidik belum bisa hadir hari ini dan meminta dijadwalkan kembali," kata Juru Bicara KPK, Febri Diansyah di Jakarta, Kamis (11/7/2019).

KPK, kata Febri, akan menjadwalkan ulang pemeriksaan untuk saksi Rizal tersebut pekan depan. Sampai saat ini, KPK sedang mempertajam runtutan peristiwa dan proses yang terjadi sebelum SKL diterbitkan.

"Aspek pidana korupsi menjadi perhatian serius bagi KPK. Diduga meskipun diketahui ada kewajiban obligor yang belum selesai, namun SKL tetap diberikan sehingga terdapat kerugian negara Rp4,58 triliun," tuturnya.

Ia menyatakan, rangkaian pemeriksaan yang dilakukan beberapa hari ini sebagai bentuk konkret sikap KPK yang tetap akan mengusut kasus BLBI tersebut. Sebelumnya, mantan Menko Ekuin Kwik Kian Gie menyebutkan tidak ada yang berbeda dalam pemeriksaannya pada Kamis ini sebagai saksi untuk tersangka SJN.

Kwik menyatakan, pertanyaan yang diajukan penyidik KPK hampir sama saat dirinya juga pernah diperiksa untuk mantan Ketua Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN) SAT yang saat ini telah keluar dari tahanan pasca-putusan kasasi Mahkamah Agung (MA). "Ya sama seperti dulu sehingga sebetulnya pertanyaannya hampir sama dan jawaban-jawaban yang sama," kata Kwik usai diperiksa di gedung KPK, Jakarta, Kamis (11/7/2019). [tar]

Komentar

Embed Widget
x