Find and Follow Us

Rabu, 17 Juli 2019 | 18:37 WIB

PLN Resmikan PLTA Rajamandala Berkapasitas 47 MW

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 12 Juli 2019 | 18:04 WIB
PLN Resmikan PLTA Rajamandala Berkapasitas 47 MW
(Istimewa)

INILAHCOM, Cianjur - PT PLN (Persero) terus menggenjot penggunaan pembangkit listrik energi terbarukan. Hal itu dilakukan untuk mengejar target penggunaan Energi Baru Terbarukan (EBT) sebesar 23% pada tahun 2025.

Hal itu dibuktikan dengan diresmikannya Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) Rajamandala yang berkapasitas 47 MW (Megawatt).

Peresmian PLTA ini dilakukan oleh Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi (Dirjen EBTKE) Kementerian ESDM F.X. Sutijastoto, yang diwakili oleh Direktur Aneka Energi Baru dan Energi Terbarukan Direktorat Jenderal Energi Baru Terbarukan dan Konservasi Energi (EBTKE) Kementerian ESDM, Harris disaksikan juga oleh Kedutaan Besar Jepang untuk Indonesia, dan Plt Direktur Utama Indonesia Power - M. Ahsin Sidqi.

"Kehadiran Rajamandalam menambah pasokan PLTA menjadi 6.303 MW," kata Harris saat meresmikan PLTA Rajamandala di Cianjur, Jumat (12/7/2019).

Dia menyebut, PLTA Rajamandala berkapasitas 47 MW merupakan program pembangunan pembangkit EBT sesuai dengan Rencana Usaha Penyedia Tenaga Listrik (RUPTL) PLN tahun 2019-2028, beroperasi sejak bulan Mei 2019. Adapun total investasi PLTA ini sebesar US$ 150 juta.

Sementra Plt. Direktur Utama Indonesia Power M. Ahsin Sidqi mengungkapkan, pembangunan PLTA ini membutuhkan waktu sekitar 7 (tujuh) tahun sejak 2012. Pembangunannya melalui kerjasama antara Anak Perusahaan PLN yaitu Indonesia Power (IP) dengan Kansai Electric Power Corp Japan (KEPCO) menjadi PT Rajamandala Electric Power.

"PLN dan Indonesia Power sangat welcome dan komit dengan penggunaan Renewable Energy dan pengembangan komunitas, maka kami yakin jika Indonesia Power akan menjadi leading dalam bidang Renewable Energy," ujar Ahsin.

Dia mengatakan, PLTA Rajamandala akan memperkuat sistem interkoneksi kelistrikan Jawa - Bali melalui transmisi 150 kV (kilo Volt) Cianjur-Cigereleng sekaligus sebagai backup system kelistrikan khususnya di wilayah Kabupaten Bandung.

PLTA Rajamandala menjadi PLTA yang menggunakan Penstock terbesar di Indonesia dan Spiral Case berbahan beton pertama di Indonesia, selain itu juga merupakan PLTA dengan waterway sistem labirin pertama di Indonesia dengan diameter terowongan terbesar di Indonesia.[jat]

Komentar

x