Find and Follow Us

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 14:57 WIB

Dekranasda Ingin Kerajinan Jabar Go Internasional

Selasa, 16 Juli 2019 | 03:09 WIB
Dekranasda Ingin Kerajinan Jabar Go Internasional
(Foto: ist)

INILAHCOM, Bandung - Sebanyak 27 kabupaten dan kota di Jawa Barat, memiliki kekayaan dan ciri khas kerajinan masing-masing. Modal kuat mewujudkan kerajinan Jabar berdaya saing dan bernilai ekonomi tinggi di level dunia.

Demikian disampaikan Ketua Umum Dekranasda Provinsi Jawa Barat, Atalia Praratya Kamil saat membuka Rapat Kerja Daerah (Rakerda) Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Jawa Barat di Hotel Mason Pine, Padalarang, Kabupaten Bandung Barat, Senin (15/7/2019).

"Betapa beruntungnya kita menjadi orang Indonesia khususnya Jawa Barat, begitu banyak kriya yang bisa kita dapatkan di Tanah Parahyangan dari ujung barat ke ujung timur luar biasa penuh dengan keindahan alam dan kriya yang beragam," ujar isteri Gubernur Jabar, Ridwan Kamil itu.

"Saya melihat masing-masing (kabupaten/kota) punya potensi yang saat ini hanya perlu digali, diminta, dan didata. Tugas kita semua dalam rumah Dekranasda di kabupaten/kota masing-masing untuk menjaga dan melestarikannya," tambah Atalia.

Kata Atalia, kerajinan tangan merupakan warisan nenek moyang para leluhur. Sehingga produk kebudayan ini harus terus dirawat dan dijaga eksistensi dan kualitas produknya, agar senantiasa menjadi warisan yang mampu memberikan penghidupan bagi seluruh warga Jawa Barat dan juga menjadi identitas kebanggan generasi penerus kelak.

Dalam Rakerda yang bertema "Sinergitas Program Dekranasda se-Jawa Barat dalam Pengembangan Produk Kriya Berkualitas" ini, Atalia berharap setiap Kabupaten/Kota dapat memberikan aspirasi yang bisa mendorong dan mendongkrak produk kriya Jawa Barat agar mampu tumbuh dan berkembang.

"Rakerda tahun ini yang diprioritaskan adalah sinergitas program. Banyak program-program yang perlu kita kerjasamakan. Dalam waktu dekat akan kita lakukan kegiatan-kegiatan yang bisa dikolaborasikan bersama, baik itu promosi dalam dan luar negeri, di toko-toko Dekranasda termasuk juga program pembinaan bagi pengrajin di tingkat kabupaten/kota," jelas Atalia. [ipe]

Komentar

x