Find and Follow Us

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 17:33 WIB

Jokowi Minta Inpex Komitmen Kembangkan Blok Masela

Oleh : Indra Hendriana | Selasa, 16 Juli 2019 | 16:09 WIB
Jokowi Minta Inpex Komitmen Kembangkan Blok Masela
Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto mengatakan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta operator Blok Masela, Inpex Corporation berkomitmen menjalankan semua yang tertuang pada Plan of Development (PoD).

"Pertama Inpex agar komit dengan apa yang tertuang di PoD dan arahan dari pemerintah lewat ESDM yang disebutkan dalam persetujuan PoD tersebut," kata Dwi usai mendampingi Menteri ESDM Ignatius Jonan melapor pekembangan Blok Masela di Istana Negara, Jakarta, Selasa (16/7/2019).

Masih pesan Jokowi, kata dia, supaya perusahaan asal Jepang itu memakai atau memaksimalkan tingkat kandungan dalam negeri (TKDN) dalam proyek di Blok Gas abadi tersebut.

"Kedua, gimana memaksimalkan lokal konten (TKDN)," ujar dia.

Bukan hanya itu saja, Jokowi kata dia, juga meminta kepada Inpex memakai pekerja dalam negeri. Sebab, dengan begitu, pengembanhan blok tersebut akan punya dampak positif bagi Indonesia dan masyarakat.

"Ketiga, bagaimana pengembangan SDM lokal yang ada di di sana. Jadi pemanfaatan tenaga kerja daerah diharapkan bisa dioptimalkan," ujar dia.

Proyek Blok Masela mengalami kemajuan, setelah ditandatanganinya kesepakatan Head of Agreement (HoA), yang dilakukan oleh Kepala Satuan Kerja Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) Dwi Soetjipto, dan Shunichiro Sugaya, President Direktur INPEX Indonesia.

Pengembangan proyek hulu migas di Masela diharapkan dapat memberikan kontribusi tambahan produksi Gas Bumi sekitar ekuivalen 10,5 juta ton (mtpa) per tahun (sekitar 9.5 juta ton LNG per tahun dan 150 mmscfd Gas Pipa), dengan target berproduksi 2027.

Sebelumnya Menteri ESDM Ignatius Jonan mengatakan, setelah sekian lama dilakukan pembahasan, penandatanganan HOA ini menjadi titik penting bagi investasi hulu migas di Indonesia. Dengan nilai sekitar US$18-20 miliar, menjadi investasi terbesar Jepang di Indonesia dalam Lima dekade.

"Investasi yang terbesar untuk investasi satukegiatan di Indonesia, dan merupakan investasi Jepang terbesar sejak 5 dekade terakhir," kata dia.[jat]

Komentar

x