Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 23:12 WIB

Masuk Radar Menteri ESDM, Kader PPP Bilang Siap

Rabu, 17 Juli 2019 | 18:36 WIB
Masuk Radar Menteri ESDM, Kader PPP Bilang Siap
Achmad Farial, polisi senior asal PPP
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Hari-hari ini, isu tentang susunan kabinet Presiden Joko Widodo Jilid II, bermunculan. Salah satunya kader PPP yang digadang-gadang sebagai Menteri ESDM. Ignasius Jonan tergusur?

Adalah Achmad Farial, polisi senior asal PPP yang namanya disebut masuk radar Kabinet Kerja Presiden Joko Widodo (Jokowi). Sebagai politisi, rekam jejaknya memang sudah teruji.

Farial yang dikenal sebagai anggota Komisi VII DPR yang cukup senior ini, dikenal memiliki hubungan erat dengan mantan Ketum PPP Hamzah Haz hingga Bachtiar Chamsyah dan Suryadharma Ali.

Sehingga wajar apabila PPP yang kini dipimpin Suharso Monoarfa mengusulkan namanya kepada Jokowi. Saat ditanya soal ini, Farial belum mau terbuka. "Dari mana kabar itu. Ya, bisa saja tapi nama yang diajukan bisa jadi hanya pelengkap," paparnya di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Setelah didesak, Farial yang dikenal sangat paham tata kelola energi, minyak dan gas bumu ini, akhirnya mengaku siap apabila memang diberikan amanat oleh Presiden Jokowi. Dikatakan, apabila Indonesia memerlukan tenaganya, Farial siap dan berjanji tidak akan menyiakannya.

Meski begitu, dirinya mengaku tidak memiliki target untuk menjadi pucuk pimpinan di salah satu kementerian, termasuk Kementerian ESDM yang kini masih dijabat Ignasius Jonan. "Ya kalau memang diberikan amanah, tentunya harus siap dong," tandasnya.

Sejauh ini, Farial mengaku belum menerima sinyal dari pihak istana, terkait tugas di kabinet. Sejauh ini, dirinya mengaku tidak mau terlarut soal jabatan. "Saya kan di tidak di kelompok yang pegang tongkat kepemimpinan untuk saat ini. Mungkin ini hanya sekedar lucu-lucuan," tutup Farial.

Informasi yang berkembang, kubu parpol berlogo Kakbah ini, menyodorkan sejumlah nama calon menteri kepada Jokowi. Diantaranya adalah Suharso Monoarfa, Arsul Sani, Arwani Thomafi, Irgan Chairul Mahfidz dan Achmad Farial. [ipe]

Komentar

Embed Widget
x