Find and Follow Us

Minggu, 15 September 2019 | 17:58 WIB

Gubes UI Sarankan Jokowi Comot RR Masuk Kabinet

Kamis, 18 Juli 2019 | 17:50 WIB
Gubes UI Sarankan Jokowi Comot RR Masuk Kabinet
Rizal Ramli - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Tentu saja tak sedang bercanda, Guru Besar (Gubes) Universitas Indonesia (UI), Prof Ronnie Higuchi Rusli memberikan saran kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk memilih Rizal Ramli sebagai Menko Kemaritiman.

Menurutnya Prof Ronnie, ekonom senior sekelas Rizal Ramli layak masuk tim ekonomi di Kabinet Kerja. Apalagi Presiden Jokowi sangat menginginkan adanya peningkatan ekspor serta pengendalian impor. Di mana, RR, sapaan akrab Rizal Ramli adalah jagonya.

Dikutip dari akun twitter pribadinya @Ronnie_Rusli, mencuitkan masalah ekspor-impor di Indonesia, terjadi karena banyaknya pungutan di pelabuhan. Sehingga, memicu terjadinya defisit anggaran.

"Pak @jokowi kembalikan Pak @RamliRizal sebagai Menko Maritim untuk bereskan masalah lamanya impor-ekspor yang menyebabkan defisit anggaran," cuit Prof Ronnie dikutip di Jakarta, Rabu (17/7/2019).

Ronnie juga menyoroti kinerja Menteri BUMN Rini Soemarno yang dinilai gagal menyelesaikan sengkarut PT Krakatau Steel (Persero/KS). Sehingga, prduk baja KS kalah bersaing dengan baja China."Ganti manajeman Pelindo-2 dan Menteri BUMN yang gak becus kerjanya sampai KS bangkrut," tambahnya.

Sebelumnya, Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) menyoroti soal kalahnya Indonesia berdasarkan kecanggihan teknologi negara lain sehingga banyak hasil dari BUMN yang sepi peminat. Ia mencontohkan kondisi KS yang tengah didera masalah keuangan.

Menurut dia, produk baja asal Indonesia kalah bersaing baja 'made in' China, karena negeri Tirai Bambu itu sudah menerapkan teknologi tinggi dalam proses produksinya. Sementara KS masih tergolong konvensional.

"Bayangkan Indonesia bikin baja harganya 600 dolar pertahun. Tapi Cina bikin 400, kalau bikin 500, dia untung 100, kita rugi 100. Jadi makin banyak, karena Krakatau Steel teknologinya lama," jelas JK. [tar]

Komentar

x