Find and Follow Us

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 17:18 WIB

DPR Pertanyakan Pemindahan Kantor Pertamina

Oleh : Indra Hendriana | Kamis, 18 Juli 2019 | 19:03 WIB
DPR Pertanyakan Pemindahan Kantor Pertamina
Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka - (Foto: inilahcom)

INILAHCOM, Jakarta - Anggota Komisi VI DPR Rieke Diah Pitaloka mempertanyakan pemindahan kantor pusat PT Pertamina (Persero) dari Medan Merdeka ke Gedung Sopo Del di kawasan Mega Kuningan, Jakarta Selatan.

"Saya dengar ada perpindahan ke Sopo Del. Ini perusahaan negara. Janggal atau tidak janggal? Tapi ada indikasi persoalan, apa urgensinya perpindahan," kata Rieke disela rapat di Komisi VI DPR, Kamis (18/7/2019).

Adapun sebagian pekerja yang selama ini berkantor di gedung Annex dipindahkan ke gedung Sopo Del. Gedung itu diketahui milik pejabat negara.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan Industri Strategis dan Media Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Fajar Harry Sampurno menyebut, pemindahan kantor Pertamina hanyalah bersifat sementara. Karena gedung di lokasi saat ini akan dihancurkan kemudian dibangun gedung baru.

Menurut dia, rencana pemindahan dan pembangunan ini sudah ditetapkan sejak beberapa tahun lalu. "Pindah kan mau dibangun sudah 2-3 tahun lalu rencananya, sudah rusak gedung sekarang," ujar Fajar.

Dia membantah ada alasan lain selain keamanan dibalik pemindahan ke Sopo Del, adapun pemilihan gedung tersebut menurut Fajar sudah melalui proses pemilihan atau tender terlebih dulu. "Ada mekanisme pemilihan ini tidak dadakan kok kan sudah rencana tiga tahun lalu," ujarnya.

Rini Soemarno, Menteri BUMN kata Fajar sebenarnya meminta Pertamina untuk menggunakan gedung BUMN lain. Karena itu sebagian pekerja nanti akan berkantor di Menara Mandiri (Gedung Bapindo) di kawasan Senayan.

Namun karena keterbatasan ruangam gedung yang tidak bisa menampung seluruh karyawan maka dilakukan pengadaan di gedung lain. "Kami usahakan BUMN dapat di menara mandiri tapi ga cukup. Bu Rini juga bilang cari dong BUMN lain cuma tidak ada lagi kecuali Mandiri cuma Mandiri juga terbatas," kata Fajar.

Sementara itu, Nicke Widyawati Direktur Utama Pertamina menegaskan sudah ada proses tender untuk memilih lokasi gedung baru sementara. Prosesnya pun sudah dilakukan sebelum ia masuk di jajaram direksi Pertamina.

"Ada beberapa lokasi jadi ada proses pemilihan. Sejak 2-3 tahun lalu. Proses sebelum kita menjabat. Sudah ada keputusan," kata Nicke.[jat]

Komentar

x