Find and Follow Us

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 14:53 WIB

Paruh Pertama 2019, Lifting Migas Gagal Target

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 20 Juli 2019 | 09:01 WIB
Paruh Pertama 2019, Lifting Migas Gagal Target
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - Realisasi lifting minyak dan gas bumi (Migas) sampai semester I-2019 belum mencapai target. Atau baru 89% dari target APBN sebesar 2 juta barel setara minyak per hari (boepd).

Demikian dipaparkan oleh Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Migas (SKK Mugas) saat menyampaikan perolehan lifting di semester I-2019. Adapun rinciannya adalah total lifting Migas sebesar 1,8 juta BOEPD. Dengan rincian lifting minyak 752 ribu barel per hari (bopd) dan lifting gas 1,06 juta boepd.

"Lifting migas kita dalam posisi decline saat ini sekitar 3%. Kalau tidak melakukan apa-apa maka dikline 20%," kata Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto saat jumpa pers di kantornya, Jakarta, Jumat (19/7/2019).

Menurut dia, dalam upaya meningkatkan produksi migas, SKK Migas menerapkan beberapa strategi jangka panjang. Antara lain, mempertahankan tingkat produksi eksisting yang tinggi di antaranya dengan melakukan reaktivasi sumur yang tidak berproduksi serta mengimplementasikan inovasi dan teknologi tepat guna.

Kemudian, menerapkan transformasi dari sumber daya hingga menjadi produksi migas dengan percepatan monetisasi. Selain itu juga menerapkan strategi enhanced oil recovery (EOR) dan strategi eksplorasi yang intensif.

Sementara itu, investasi hulu migas hingga Juni 2019 sebesar US$5,21 miliar. Jumlah ini meningkat 16% dibandingkan capaian di periode yang sama di 2018. Investasi hulu migas ke depan diproyeksikan terus meningkat mengingat hingga 2027, terdapat 42 proyek utama dengan total investasi US$43,3 miliar.

SKK Migas mencatat, total produksi dari 42 proyek tersebut sebesar 1,1 juta boepd yang mencakup produksi minyak sebesar 92,1 ribu bopd dan gas sebesar 6,1 miliar kaki kubik per hari. Empat di antaranya merupakan proyek strategis nasional (PSN) hulu migas yang menjadi prioritas untuk meningkatkan produksi migas demi memenuhi konsumsi migas domestik yang semakin meningkat.[ipe]

Komentar

x