Find and Follow Us

Sabtu, 24 Agustus 2019 | 15:01 WIB

ConocoPhilips Kelola Blok Corridor Lagi

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 22 Juli 2019 | 19:11 WIB
ConocoPhilips Kelola Blok Corridor Lagi
(Foto: Istimewa)

INILAHCOM, Jakarta - ConocoPhillips akhirnya mengelola Blok Corridor lagi untuk 20 tahun ke depan setelah kontraknya habis pada tahun 2023.

Demikian keputusan terbaru dari Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM). Adapun Surat Keputusan Persetujuan Perpanjangan dan Penetapan Bentuk dan Ketentuan-Ketentuan Pokok (Terms and Conditions) Kontrak Kerja Sama pada Blok atau Wilayah Kerja (WK) Corridor, telah ditandatangani oleh Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan.

Jonan mengatakan persetujuan perpanjangan Kontrak Kerja Sama Wilayah Kerja Corridor telah ditetapkan, dengan pemegang hak partisipas (Partisipasi Interes) ConocoPhillips (Grissik) Ltd. 46 persen sebagai operator, Talisman Corridor Ltd. atau Repsol 24 persen dan PT Pertamina Hulu Energi Corridor 30 persen.

"Partisipasi Interest yang dimiliki para pemegang interes tersebut termasuk Partisipasi Interes 10 persen, yang akan ditawarkan kepada Badan Usaha Milik Daerah (BUMD)," kata Jonan, usai menandatangani Surat persetujuan, di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (22/7/2019).

Kontrak Bagi Hasil WK Corridor akan berlaku untuk 20 tahun, efektif sejak tanggal 20 Desember 2023 dan menggunakan skema bagi hasil migas Gross Split. Perkiraan nilai investasi dari pelaksanaan Komitmen Kerja Pasti (KKP) 5 tahun pertama sebesar US$ 250 juta dan bonus tanda tangan sebesar US$250 juta.

"Pemerintah berpesan kepada Kontraktor agar terus meningkatkan kegiatan eksplorasi dan produksi di Wilayah Kerjanya," kata dia.

Pada saat lelang Pertamina juga minat menjadi operator pada blok Corridor Lapangan Grisik di Sumatera Selatan. Namun pada akhirnya ESDM memutuskan ConocoPhilips menjadi operator lagi. [hid]

Komentar

x