Find and Follow Us

Kamis, 19 September 2019 | 19:04 WIB

Hyundai Bangun Pabrik Molis, (Baru) Katanya Luhut

Sabtu, 27 Juli 2019 | 11:12 WIB
Hyundai Bangun Pabrik Molis, (Baru) Katanya Luhut
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pabrikan otomotif asal Korea Selatan, Hyundai Motor Company berencana membangun pabrik mobil listrik di Karawang, Jawa Barat. Nilai investasinya sekitar US$1 miliar, atau setara Rp14 triliun dengan kurs Rp14.000/US$.

"Hyundai mau investasi satu miliar dolar AS, kira-kira, dan sudah dapat tanahnya di Karawang. Nanti November mereka akan tanda tangan di Seoul, Korea Selatan," kata Menko Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan di Jakarta, Jumat (26/7/2019).

Menurut Luhut, nantinya penandatangan kesepakatan investasi akan disaksikan langsung oleh Presiden Joko Widodo dan Presiden Korea Selatan Moon Jae-in. Produsen mobil terbesar di Negeri Ginseng itu, disebut Luhut akan membangun pabrik mobil listrik yang semua proses perakitan dilakukan di Indonesia.

Investasi US$1 miliar akan digelontorkan secara bertahap untuk pembangunan pabrik di Karawang. Namun, Luhut belum bisa memastikan kapan peletakan batu pertama proyek tersebut bisa dilakukan. Yang pasti, saat ini pemerintah tengah mendorong agar ada percepatan penyelesaian perizinan investasinya.

"Nanti dia (Hyundai) mau bikin dua pabrik, satu di situ (Karawang) dan kita tawarkan satu lagi di Jawa Tengah," katanya.

Meski belum mengetahui lokasi di Jawa Tengah, Luhut mengatakan Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo telah menawarkan opsi lokasi yang bisa digunakan untuk investasi tersebut.

Lebih lanjut, mantan Menko Polhukam itu mengatakan pemerintah akan mengkaji lokasi pabrik baterai mobil listrik akan tetap di Morowali, Sulawesi Tengah, atau ikut diboyong ke Karawang agar lebih dekat pada fasilitas produksi mobil listrik.

Namun, yang pasti, pasokan bahan baku baterai mobil listrik telah tersedia di Tanah Air sehingga tidak perlu ada kekhawatiran kekurangan.

Khusus produksi baterai lithium untuk mobil listrik, Luhut mengaku akan mendorong perusahaan asal Korea Selatan LG untuk bisa masuk dan bekerja sama dengan Contemporary Amperex Technology Ltd (CATL). Perusahaan asal China itu merupakan salah satu produsen baterai mobil listrik terbesar dunia. "Baterai lithiumnya kita buat antara CATL dan kita berharap juga LG (ikut berinvestasi)," tukasnya. [tar]

Komentar

x