Find and Follow Us

Sabtu, 19 Oktober 2019 | 23:11 WIB

Menkop UKM Apresiasi Layanan e-Checking Koperasi

Senin, 29 Juli 2019 | 17:12 WIB
Menkop UKM Apresiasi Layanan e-Checking Koperasi
(Foto: Kemenkop/dok)
facebook twitter

INILAHCOM, Denpasar - Menteri Koperasi dan UKM AAGN Puspayoga mengapresiasi langkah Walikota Denpasar Ida Bagus Rai Dharmawijaya Mantra melaunching penerapan aplikasi e-checking bagi pelayanan anggota koperasi di Kota Denpasar.

Dengan aplikasi e-checking ini, ketika anggota koperasi mengajukan pinjaman, maka pengurus koperasi bisa langsung online mengecek track record si calon debitur selama ini.

"Salah satu tujuan dari Reformasi Total Koperasi adalah menciptakan koperasi yang berkualitas. Jumlah koperasi tidak perlu banyak, sedikit saja tapi berkualitas. Jumlah anggota koperasi yang harus terus kita perbanyak," kata Puspayoga, usai menghadiri acara launching aplikasi e-checking layanan anggota koperasi, di sela-sela acara puncak peringatan Hari Koperasi ke-72 se-Provinsi Bali di Kota Denpasar, Sabtu (27/7/2019).

Di acara yang dihadiri Walikota dan Bupati se-Bali, Menkop menambahkan, dengan menerapkan teknologi, koperasi bisa melakukan Rapat Anggota Tahunan (RAT) secara online. "Bisa menghemat waktu dan biaya. Bayangkan saja, banyak koperasi yang memiliki anggota ratusan ribu orang. Itu bisa dilakukan secara efisien baik waktu dan biaya dengan RAT Online", ujar Puspayoga.

Hanya saja, Menkop juga mengingatkan agar koperasi tak hanya fokus menerapkan teknologi saja. Karena, tanpa SDM yang handal, koperasi berkualitas akan sulit diwujudkan. "Kualitas SDM pelaku koperasi juga menjadi sesuatu yang penting, di samping penerapan teknologi dalam sistem kerja koperasi," kata Puspayoga.

Oleh karena itu, Puspayoga berharap, ke depan program Reformasi Total Koperasi bisa dilanjutkan, karena sudah terbukti hasilnya. Di antaranya, mampu meningkatkan kontribusi koperasi terhadap PDB nasional, dari 1,7% menjadi 5,1% pada 2018. "Meski sudah ada sekitar 50 ribu koperasi yang kita bubarkan, namun semangat Reformasi Total Koperasi bukan membubarkan, melainkan menguatkan database koperasi berkualitas," tegas Menkop lagi.

Sementara Walikota Denpasar Rai Mantra memastikan bahwa penerapan aplikasi e-checking akan memudahkan sistem kerja koperasi dalam melayani anggotanya, khususnya di Kota Denpasar. "Penerapan teknologi bagi koperasi saat ini bukanlah sebuah pilihan, melainkan sudah menjadi keharusan. Itu tantangan bagi koperasi yang semakin sulit di zaman yang serba digital, serba cepat, dan serba instan", tukas Rai Mantra.

Dengan menerapkan teknologi, Rai Mantra meyakini koperasi akan bisa eksis dan tidak ditelan kemajuan zaman. "Dengan menerapkan teknologi juga memudahkan anggota mengakses layanan koperasi. Dengan kemudahan dan kecepatan layanan prima koperasi tersebut, maka koperasi tidak akan ditinggalkan anggotanya," tandas Rai Mantra.

Rai Mantra menjelaskan, kinerja koperasi di Denpasar terbilang cemerlang. Per Juni 2019, dengan jumlah koperasi sebanyak 1064 koperasi dan 95 ribu orang anggota, koperasi di Denpasar mampu membukukan volume usaha sebesar Rp2,3 triliun dan total aset sebesar Rp2,9 triliun. "Potensi koperasi di Denpasar amat besar. Diantaranya, mampu membantu pemerintah dalam penyerapan tenaga kerja, juga mampu menopang pertumbuhan ekonomi di Denpasar", papar Rai Mantra. [*]

Komentar

x