Find and Follow Us

Minggu, 22 September 2019 | 16:11 WIB

PLN Segera Potong Gaji Pegawai Bayar Ganti Rugi

Oleh : Indra Hendriana | Rabu, 7 Agustus 2019 | 06:17 WIB
PLN Segera Potong Gaji Pegawai Bayar Ganti Rugi
Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN (Persero), Djoko Raharjo - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT PLN (Persero) akan memberikan kompensasi berupa ganti rugi kepada para pelanggan akibat listrik padam di Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat dan Jawa Tengah. Nilai ganti rugi itu diperkirakan mencapai Rp839,88 miliar.

Pemberian kompensasi diatur dalam Peraturan Menteri (Permen) Nomor 27 Tahun 2017 tentang Mutu Pelayanan dan Biaya yang Terkait dengan Penyaluran Tenaga Listrik oleh PT Perusahaan Listrik Negara (Persero).

Lalu dari mana duit sebanyak itu didapat PLN? Direktur Pengadaan Strategis 2 PT PLN (Persero), Djoko Raharjo Abumanan memastikan, uang itu bukan dari APBN. Melainkan dipotong dari gaji pegawai.

"Iya makanya harus hemat nanti, gaji pegawai kurangi, karena gni di PLN itu kalau kerja enggak bagus potong gaji," kata Djoko di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (6/8/2019).

Tapi, pegawai PLN bisa sedikit tenang. Karena yang dipotong bukan gaji pokok yang dipotong. Melainkan bonus kinerja yang dimasukan dalam gaji.

"Namanya P2 nya diperhitungkan, jadi gni PLN ad tiga, P1 gaji dasar, P2 kalau prestasi dikasih, kalau kayak gni nih kena semua pegawai, enggak ngebul satu semester berikutnya," ujar Djoko.

Djoko yakin potongan itu bisa memenuhi uang ganti rugi itu. "Pegawai PLN 40.000," ujar dia.

Berdasarkan data PLN, pemberian kompensasi ini ditunjukkan kepada 21,9 juta pelanggan yang berada di wilayah Banten, DKI Jakarta dan Jawa Barat.


Untuk daerah DKI Jakarta akan diberikan kepada 4,4 juta pelanggan yang terdiri 42.619 pelanggan sosial, 4,1 juta pelanggan Rumah Tangga, 281.771 pelanggan bisnis, 6.124 pelanggan industri, 15.126 pelanggan publik, 28 pelanggan traksi, dan 12.240 pelanggan dengan layanan khusus. Adapun total nilai kompensasi yang diberikan di wilayah DKI Jakarta adalah sebesar Rp311,78 miliar.

Sementara itu untuk daerah Jawa Barat, akan diberikan kepada 14,2 juta pelanggan. Dari jumlah tersebut terdiri dari 288.238 pelanggan sosial, 13,3 juta pelanggan Rumah Tangga, 577.101 pelanggan bisnis, dan 15.237 pelanggan industri.

Kemudian ada 92.397 pelanggan publik, 20 pelanggan traksi, dan 10.497 pelanggan dengan layanan khusus. Adapun total nilai kompensasi yang diberikan di wilayah Jawa Barat adalah sebesar Rp362,50 miliar.
Lalu untuk wilayah Banten akan diberikan kepada 3,22 juta pelanggan. Dari jumlah tersebut terdiri dari 58.833 pelanggan sosial, 2,96 juta pelanggan Rumah Tangga, 173.103 pelanggan bisnis, dan 6.592 pelanggan industri.

Kemudian ada 10.842 pelanggan publik, 13 pelanggan traksi, dan 3.632 pelanggan dengan layanan khusus. Adapun total nilai kompensasi yang diberikan di wilayah Banten adalah sebesar Rp165,60 miliar. [hid]

Komentar

Embed Widget
x