Find and Follow Us

Minggu, 15 September 2019 | 14:15 WIB

Rizal Miriskan Ekonomi Jokowi Jilid II Nyungsep

Senin, 12 Agustus 2019 | 15:01 WIB
Rizal Miriskan Ekonomi Jokowi Jilid II Nyungsep
Ekonom senior Rizal Ramli
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ekonom senior Rizal Ramli menilai kinerja tim ekonomi Presiden Joko Widodo (Jokowi), tidak efektif. Dikhawatirkan, periode kedua Jokowi, perekonomian tidak terjadi lompatan signifikan.

Kata Rizal, jika masih menggunakan cara yang sama untuk memecahkan masalah ekonomi, periode kedua dikhawatirkan terjadi krisis ekonomi. "Masa nyungsep terus, Jokowi sudah jadi presiden yang kedua (periode), kok malah bukan membawa berkah. Tetapi membawa masalah yang berlanjut makin lama makin dalam," kata mantan Menko Kemaritimin Kabinet Kerja Jokowi dalam acara 'Ngopi Bareng' di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Dia memrediksi, pertumbuhan ekonomi nasional pada tahun ini, tidak akan jauh dari level 4,5%. Jauh dari yang ditargetkan pemerintah pada 2019 sebesar 5,2%.

Selanjutnya, Bang RR, sapaan akrabnya, mengkritik kebijakan ekonomi yang diambil pemerintahan, tidak mendukung pertumbuhan. Semisal, rencana program tax amnesty jilid II yang menguntungkan sebagian orang, dan langkah penghematan atau austerity yang menurutnya akan menyengsarakan rakyat kecil.

Rizal mengatakan, seharusnya pemerintah tidak mempertahankan cara lama dan malah mengganti target, tapi mengubah cara mengatasi krisis. Ketika ekonomi mengalami perlambatan, tim ekonomi melakukan stimulus yang meningkatkan ekonomi. Setelah terlaksana dilanjutkan dengan menggenjot penerimaan pajak.

Mantan Menko Ekuin era Presiden Abdurrahman Wahid ini, mengatakan, belum melihat rencana apalagi aksi pemerintah dalam memanfaatkan perang dagang antara Amerika Serikat (AS) dan China. "Trade crisis ini sudah diramalkan satu setengah tahun lalu, pemerintah Indonesia tidak punya plan, tidak ada action dan timeframe bagaimana kita menarik manfaat," paparnya. [tar]

Komentar

Embed Widget
x