Find and Follow Us

Kamis, 17 Oktober 2019 | 18:37 WIB

Candra: Penyaluran B20 Masih Jauh dari Target 2019

Senin, 12 Agustus 2019 | 16:01 WIB
Candra: Penyaluran B20 Masih Jauh dari Target 2019
Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar - (inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), mencatat, penyaluran bahan bakar minyak biodiesel 20 (B20) mencapai 2,95 juta kiloliter. Atau setara 44% dari target sejak Januari hingga Juli 2019.

"Penggunaan FAME (Fatty Acid Methyl Eter) 44 persen dari kuota," kata Wakil Menteri ESDM Archandra Tahar di Jakarta, Senin (12/8/2019).

Dia menjelaskan, pemerintah menargetkan alokasi FAME sebagai biodiesel mencapai 6,2 juta kiloliter pada tahun ini. "Pencapaian itu sudah 97,4 persen dari target," ujarnya.

Angka pencapaian 97,4% sejak Januari hingga Juli 2019, menunjukkan bahwa realisasi program mandatori B20, belum mencapai target yang ditetapkan sebesar 100%.

Program mandatori merupakan langkah pemerintah mewajibkan campuran 20% biodiesel dengan 80% bahan bakar minyak jenis solar. Program ini telah dimulai sejak Januari 2016, bertujuan mengurangi defisit, mengurangi kuota impor bahan bakar minyak, dan menghemat devisa negara.

Awalnya, B20 hanya pada solar subsidi untuk angkutan darat, kemudian penerapan diperluas ke semua jenis solar yang digunakan seluruh sektor pekerjaan mulai September 2018. "Kalau kita melihat harga MoPS untuk diesel dikalikan volume FAME yang sudah terdistribusikan itu sekitar 97 persen, maka penghematannya sekitar 1,66 miliar dolar dari Januari sampai Juli," ujar Archandra.

Untuk memaksimalkan penyerapan B20, lanjut dia, pemerintah akan berusaha agar bahan bakar ramah lingkungan ini dapat terserap optimal di sektor transportasi maupun industri.[tar]

Komentar

x