Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 23:18 WIB

Berdiri 2014, Pendapatan PI-Energi Terus Bertumbuh

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 19 Agustus 2019 | 12:09 WIB
Berdiri 2014, Pendapatan PI-Energi Terus Bertumbuh
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pendapatan Pupuk Indonesia Energi (PI-Energi), anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero) sejak 2014 sampai saat ini terus tumbuh. Bahkan, pertumbuhannya terbilang cukup pesat.

Menurut Direktur Utama (Dirut) PI-Energi, Tentaminarto Tri Februartono, sejak berdiri pada 2014 hingga 2015, perseroan belum mampu meraup pendapatan yang memuaskan.

Namun pada 2016, pendapatan langsung melejit menjadi Rp409 miliar. Pada 2017, menorehkan catatan spektakular dengan pendapatan melesat Rp822 miliar. Tahun lalu kembali naik ke angka Rp840 miliar.

Keuntungan perseroan, kata dia, terus bertumbuh. Pada 2014, laba hanya sebesar Rp21 juta. Kemudian pada 2015 langsung melejit menjadi Rp7 miliar. Di 2016 tumbuh menjadi Rp35 miliar. Pada 2017 meningkat menjadi Rp37 miliar. "Terakhir, di 2018, laba melonjak secara signifikan menjadi Rp72 miliar," kata Tenta panggilan karib Tentaminarto Tri Februartono dalam keterangan resmi, Senin (19/7/2019).

Keuntungan ini juga berpengaruh kepada aset perseroan. Dalam lima tahun asetnya tumbuh lima kali lipat. "Tak hanya aset, pendapatan dan keuntungan perusahaan juga mengalami peningkatan," kata dia.

Tenta mengutarakan, pada saat didirikan pada tahun 2014, aset anak perusahaan Badan Usaha Milik Negara (BUMN) yang dipimpinnya berjumlah Rp298 miliar. Kemudian pada 2015 meningkat menjadi Rp321 miliar, 2016 melonjak signifikan sebesar Rp1,28 triliun, 2017 bertambah menjadi Rp1,63 triliun. "Terakhir di 2018, jumlah aset mencapai Rp1,87 triliun," katanya.

Capaian-capaian itu, menurut Tenta, dapat diraih oleh perseroan berkat dua aksi korporasi yang telah dilakukan yaitu akuisisi Kaltim Daya Mandiri (KDM), perusahaan pembangkit listrik yang terletak di kawasan industri Kaltim Industrial Estate (KIE) milik Pupuk Kalimantan Timur (PKT) pada akhir 2016.

Selain itu, Tenta menambahkan jika PI-Energi juga berhasil dengan baik membangun Gresik Gas Cogeneration Plat (GGCP) di Kawasan Industri Petrokimia Gresik di Jawa Timur. GGCP mulai beroperasi pada awal 2018. [ipe]

Komentar

x