Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 23:21 WIB

Awas, Proyek Pemindahan Ibu Kota Jadi Bancakan

Minggu, 25 Agustus 2019 | 06:09 WIB
Awas, Proyek Pemindahan Ibu Kota Jadi Bancakan
Presiden Joko Widodo (Jokowi) - (Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) ngotot memindahkan ibu kota negara dari DKI Jakarta ke Kalimantan. Gagasan ini berbiaya besar, jadi rawan korupsi.

Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) Generasi Optimis (GO) Indonesia, Jeni Widianingrum menilai, pemindahan Ibu kota ke daerah baru, adalah sebuah hajatan akbar yang menuntut perencanaan, pelaksanaan, dan pengawasan yang super ketat. Apalagi anggarannya super jumbo, sekitar Rp466 triliun.

Jeni mengaku percaya bahwa Presiden Jokowi sudah mempertimbangkan secara matang rencana pemindahan ibu kota negara. Jokowi juga terus mendorong pemerintah untuk melakukan kajian komprehensif yang mengacu kepada seluruh aspek termasuk denah tata ruang nasional.

Di sisi lain, ia menambahkan, "Saya melihat pro-kontra dalam rencana pemindahan Ibukota. Itu wajar. Untuk yang pro, tampaknya mereka sebagian besar adalah para pendukung Pak Joko Widodo. Baik pendukung sejati maupun pendukung oportunis."

"Pendukung sejati pasti melihat dengan mata kepala sendiri bahwa tingkat kepadatan dan polusi DKI Jakarta memang tidak layak lagi menjadi Ibukota Negara. GO Indonesia sangat memahami itu karena Jakarta sempat menjadi kota dengan tingkat polusi paling tinggi di dunia," imbuh Jeni.

Dirinya mengingatkan adanya pendukung oportunis yang bertujun busuk. Apalagi kalau bukan mencari keuntungan pribadi dari mega proyek pemindahan ibu kota yang digagas Jokowi.

"Kalau pendukung oportunis ya artinya mereka mendukung kebijakan pemindahan Ibukota sebagai ajang bancakan proyek yang menguntungkan mereka secara finansial ataupun jabatan," ujarnya.
"Tutup semua celah resiko tersebut dengan regulasi yang jelas dan tentunya pengawasan yang super ketat," tambah Jeni.

Dirinya juga mengingatkan, implementasi pemindahan ibu kota ke Kalimantan, harus bisa menjamin terjaganya kelestarian lingkungan hidup. Dalam hal ini, Jeni meyakini bahwa Jokowi dan jajarannya bisa mempertahankan Kalimantan sebagai pusat paru-paru dunia.

"GO Indonesia mendukung Pemerintahan Presiden Jokowi mempertahankan paru-paru dunia di Kalimantan untuk kelangsungan hidup generasi yg akan datang, ini penting sekali. Aspek ekologi atau lingkungan hidup tetap harus prioritas perhatian panitia pemindahan ibu kota negara," ujar wanita ayu asal Bandung ini. [tar]




Komentar

x