Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 13:03 WIB

Jokowi Umumkan Kaltim Ibu Kota Baru, Boyongan 2024

Senin, 26 Agustus 2019 | 14:30 WIB
Jokowi Umumkan Kaltim Ibu Kota Baru, Boyongan 2024
Presiden Joko Widodo - (Foto: Inilahcom/Eusebio CM)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri PPN/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Bambang Brodjonegoro mematok ibu kota negara sudah pindah dari Jakarta ke Kalimantan Timur (Kaltim) pada 2024.

"Segalanya sudah kita siapkan, kajian akademik sudah ada. Tahun 2024, ibu kota RI pindah dari DKI Jakarta ke Kalimantan Timur. Dan ingat, Jakarta akan dikembangkan sebagai pusat bisnis dan keuangan berkelas dunia," papar Bambang di Istana Presiden Jakarta, Senin (26/8/2019).

Sebelumnya Jokowi telah mengumumkan bahwa ibu kota berada di kawasan Penajam Paser Utara dan Kutai Kartanegara, Kaltim. Keduanya daerah ini dianggap sebagai daerah yang resiko bencananya paling minim, serta lokasinya di tengah Indonesia.

Alasan lain adalah berdekatan dengan kota berkembang yakni Balikpapan dan Samarinda. "Sebagian kabupaten Penajam Paser Utara dan sebagian di Kabupaten Kutai Kertanegara, Provinsi Kalimantan Timur," paparnya.

Selanjutnya, kata Jokowi, pemerintah berharap DPR bersama pemerintah segera membahas payung hukum berupa undang-undang. Tujuan adai langkah ini adalah mengurangi kesenjangan sosial dan ekonomi.

Menteri Agraria dan Tata Ruang (ATR), Sofyan Djalil mengaku tidak ada masalah soal lahan. Karena sebagian besar menggunakan aset negara, jadi tidak perlu khawatir soal pembebasan lahan bakal menyedot anggaran besar. "Pekerjaan untuk menyediakan lahan menjadu relatif lebih mudah. kalaupun ada pembebeasan, dilakukan menurut undang-undang. Kita optimis pemindahan ini akan berlangsung sesuai rencana," ungkap pria kelahiran Aceh pada 23 September 1953 ini.

Sementara Menteri PUPR Basuki Hadimulyono memaparkan persiapan infrastruktur. Ada tiga kluster utama yang perlu digarap. Pembangunan kawasan berupa prasara dasar yakni jalan dan air. "Pada pertengahan 2020 dimulai dengan skema design and build. Dengan konsep ini tidak memerlukan waktu panjang. Bisa langsung lelang, dirancang dan dikerjakan," paparnya.

Untuk pembangunan gedung pemerintahan, kata Basuki, pertengahan 2020 sudah dimulai desain. Pertengahan tahundepan sudah dimulai design and buid. Konstruksi berlangsung 3-4 tahun. "Sehingga target 2023 atau 2024 kami optimis. Dengan jadwal ini bisa kita tangani," papar pria asal Solo ini.

Sedangkan, Gubernur Kaltim Isran Noor menyatakan siap tancap gas. "Kami siap, seluruh kepala daerah sudah kita ajak bicara. Dampak positifnya, tidak hanya dirasakan oleh kaltim saja. Namun seluruh provinsi di Kalimantan dan di luar. Misalnya Sulawesi karena mereka pemasok bahan bangunan yang cukup bagus," ungkapnya. [ipe]

Komentar

x