Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 23:19 WIB

Pertamina Patra Niaga Gandeng Telkomsel

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 2 September 2019 | 16:03 WIB
Pertamina Patra Niaga Gandeng Telkomsel
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - PT Pertamina Patra Niaga menyempurnakan program digitalisasi mobil tangki berlabel SmartMT. Platform digital ini sudah diuji coba sejak Maret 2019 lalu.

Tujuannya adalah untuk memastikan mobil tangki dan awak mobil tangki (AMT) berada dalam kondisi prima sebelum mendistribusikan produk-produk migas yang saat ini dikelola maupun produk non migas yang berpotensi untuk memanfaatkan platform ini.

Direktur Utama PT Pertamina Patra Niaga, Nina Sulistyowati mengatakan, ada sekitar 17 modul fitur yang ada dalam SmartMT. Salah satunya adalah utilisasi GPS untuk driver behavior dan brakes thermal sensor sebagai upaya minimalisasi risiko terjadinya insiden di jalan raya yang melibatkan mobil tangki.

"Untuk menyempurnakan SmartMT dalam meningkatkan keselamatan dan efisiensi operasiomal terhadap lebih dari 1.800 mobil tangki, PT Pertamina Patra Niaga melakukan penjajakan kerjasamanya dengan PT Telkomsel akan diawali dengan penanandatangan MOU yang meliputi inventarisasi maupun studi kelayakan potensi kerjasama atas implementasi SmartMT," kata Nina, Senin (2/9/2019).

Menurur dia, Telkomsel sendiri memiliki tambahan fitur FleetSight untuk melengkapi salah satu modul smartMT yaitu utilisasi GPS untuk driver behavior. "Selanjutnya dapat dilakukan peningkatan fitur fleetsight yang ada di dalam Telkomsel Fleetsight untuk pengembangan SmartMT," kata Nina.

Nina menambahkan, di era Industri 4.0 seperti sekarang ini, perusahaan memang dituntut mengadopsi inovasi digital untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas perusahaan.

"Tujuannya agar memudahkan manajemen PT Pertamina Patra Niaga dalam meningkatkan keselamatan pengendara, keselamatan kendaraan, melakukan monitor kendaraan, meningkatkan produktivitas, menekan biaya operasional dan juga akurasi jumlah produk yang dikirimkan," ujar dia.

Hal itu dimungkinkan karena fitur-fitur yang sudah dikembangkan dalam SmartMT akan diintegrasikan dengan FleetSight yang merupakan solusi IoT (Internet of Things) terkini lewat penyematan perangkat telematika berbasis satelit.

Selain itu akan dilakukan penambahan beberapa sensor yang dirancang mampu mengukur parameter tambahan seperti temperatur rem kendaraan, kekentalan oli mesin, dan tekanan angin pada ban.

Peningkatan fitur-fitur inovatif yang akan dipasangkan ke Telkomsel Fleet Sight itu diharapkan dapat semakin mengakselerasi meningkatkan aspek keamanan dan efisiensi kendaraan dalam operasional perusahaan. PT Pertamina Patra Niaga dan PT Telkomsel akan melakukan inkubasi dan assessment terhadap aspek teknis, teknologi, dan risiko bisnis terkait penambahan fitur tersebut. Dijadwalkan, implementasinya akan berlangsung pada Semester II 2020.

"Terima kasih kepada Telkomsel atas dukungan kesepahaman untuk bersama-sama memberikan solusi digitalisasi armada PT Pertamina Patra Niaga yang dihadirkan dengan cakupan jaringan yang luas. Kami berharap sinergi kerjasama ini tidak hanya berkontribusi positif terhadap operasional Pertamina, namun juga berdampak positif bagi akselerasi efisiensi distribusi agar persediaan BBM dapat menjangkau seluruh masyarakat Indonesia hingga ke pelosok Tanah Air," ujar dia.[jat]

Komentar

x