Find and Follow Us

Senin, 23 September 2019 | 23:24 WIB

Ibu Kota Dipindah Jokowi, Ekonomi Jakarta Sepi

Selasa, 3 September 2019 | 18:52 WIB
Ibu Kota Dipindah Jokowi, Ekonomi Jakarta Sepi
(Foto: ist)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Ini bukan mengada-ada, perekonomian DKI Jakarta bakal terkulai ketika ibu kota dipindah ke Kalimantan Timur. Ya, lantaran transaksi bisnis meredup yang berdampak langsung kepada perekonomian lokal.

Tak sedang bercanda, Direktur Eksekutif Institute for Development of Economics and Finance (Indef), Tauhid Ahmad mengkhawatirkan, lesunya perekonomian DKI Jakarta apabila ibu kota diboyong ke Kaltim.

Bisa jadi tak hanya DKI Jakarta namun kelesuan ekonomi dialami daerah di sekitarnya, atau Jabodetabek. Termasuk provinsi lain yang memiliki hubungan ekonomi dengan DKI. "Pemindahan ibu kota jelas berdampak secara khusus kepada Jakarta dan beberapa provinsi di Jawa dan Sumatera yang memiliki keterkaitan ekonomi dengan Jakarta, seperti suplai barang dan tenaga kerja. Saya kira itu bakal terdampak," ujar Tauhid usai diskusi di Gedung DPR/MPR, Jakarta, Selasa (3/9/2019).

Diterangkan, ketika ibu kota negara dipindah maka pengeluaran Aparatur Sipil Negara (ASN) di Jakarta, langsung menciut. Demikian pula konsumsi rumah tangga berkurang signifikan. Permintaan barang dan jasa baik dari swasta maupun penyelenggara pemerintahan di Jakarta, terjun bebas. "Daerah-daerah yang menyumbang produk berupa barang dan jasa ke Jakarta, seperti Jawa Barat dan Jawa Tengah, bakal kena dampaknya juga," kata Tauhid Ahmad.


"Rencana pemindahan ibu kota perlu dikaji lebih mendalam. Terutama menyangkut dampak ekonomi terhadap Jakarta dan daerah lain. Kajian ini yang harus dibuka oleh pemerintah kepada publik," ujar Ahmad. [tar]

Komentar

x