Find and Follow Us

Selasa, 24 September 2019 | 03:57 WIB

Fenomena Esemka Jokowi dan Mobil Made In China

Sabtu, 7 September 2019 | 04:09 WIB
Fenomena Esemka Jokowi dan Mobil Made In China
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Presiden Joko Widodo (Jokowi) meresmikan pabrik mobil Esemka yakni PT Solo Manufaktur Kreasi di Boyolali, Solo Jawa Tengah. Sekaligus mencoba produksi perdananya, Esemka pick up Bima.

Dalam peresmian pabrik mobil Esemka pada Jumat (6/9/2019), Jokowi mengaku puas usai menjajal kemampuan mobil Esemka pick up Bima, "Saya sudah buka, sudah nyoba, sudah lihat sudah test, memang wajib kita beli barang ini. Kalau beli barang dari produk lain ya kebangeten, apalagi yang impor," kata Jokowi.

Ya, boleh saja Jokowi berucap bangga. Namun respons di dunia maya malah sebaliknya, Lagi-lagi banyak suara sumbang terlontar. Lantaran bentuk mobil Esemka pick up itu, mirip dengan mobil sejenis buatan China.

Salah satu mobil yang mirip adalah Changan Star Truk, produksi Changan asal China. Misalnya akun @yai_lah99, menuliskan: "- Jika saja Mobil built up changan (China) diganti merk esemka - Jika saja yang berhasil membuktikan kenyataan diatas dituntut pidana atau bla bli Blu lainnya Gax heran negara kita jadi negara miskin Dan bodoh Kali pun .... hue he he." Atau cuitan dari @KdEzone: "Kembar Identik..EsEmKa Vs Changan Star Truck."

Adapula mobil Shineray T30 yang disebut-sebut mirip Mobil Esemka kebanggan Jokowi itu. Mobil buatan Brilliance asal China itu, sudah dipasarkan di sejumlah negara, salah satunya Argentina.

Mungkin publik masih banyak yang belum tahu, apakah pabrik mobil Esemka yang punya jasa mencuatkan nama Jokowi itu, sudah bisa memroduksi mesin mobil sendiri, atau impor. Kalau benar, Esemka mampu membikin mesin sendiri, jelas ini lebih mumpuni ketimbang Proton Malaysia.

Dulu, Proton menggunakan mesin Mitsubishi yang kemudian beralih ke Lotus (Inggris). Selangkah di depan ketimbang Hyndai (Korsel) yang pernah menggunakan mesin buatan Mitsubishi (Jepang). Atau jangan-jangan cuma industri perakitan saja? Nah, kita tunggu saja jawaban dari pihak Esemka. [ipe]

Komentar

x