Find and Follow Us

Selasa, 24 September 2019 | 04:04 WIB

PHE Bidik Potensi Migas di Wilayah Perbatasan

Minggu, 8 September 2019 | 02:09 WIB
PHE Bidik Potensi Migas di Wilayah Perbatasan
Direktur Eksplorasi PHE, Abdul Mutalib Masdar - (Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Pertamina Hulu Energi (PHE) berupaya optimal memburu cadangan minyak dan gas bumi (migas). Mengingat makin meningkatnya kebutuhan migas.

Direktur Eksplorasi PHE, Abdul Mutalib Masdar menyebutkan, Indonesia masih memiliki potensi migas, salah satunya Tarakan Basin.

Saat menjadi salah satu pembicara pada Special Session Indonesia Petroleum Association (IPA) bertema Exploration Going Forward: Indonesias Prospective Basin Abdul Mutalib menyampaikan potensi Cekungan Tarakan yang berada di Kalimantan bagian Utara akan bisa dioptimalkan dengan kerja keras dan teknologi baru.

"Potensi yang ada di Tarakan Basin memiliki potensi lebih dari 2 BBOE atau milyar oil ekuivalen. Di mana, sebagian dari potensi ini dimiliki oleh PHE dengan 4 Wilayah Kerja (WK) operator, yaitu PHE Nunukan, JOB Simenggaris, PHE Maratua dan East Ambalat."

Penemuan sumur migas Parang-1 di Blok Nunukan, yang memiliki potensi cadangan sebesar 221 MMBOE menjadikan Blok Nunukan sebagai salah satu dari 10 penemuan migas terbesar di dunia.

Abdul Mutalib menambahkan, selain potensi cadangan yang cukup besar, ada hal yang menarik dan challenging bila bicara mengenai Cekungan Tarakan. "Lokasinya berada di area perbatasan Indonesia dan Malaysia,sehingga bila Pertamina berhasil mengeksplorasi area ini tentu memperkuat otoritas politik Indonesia," tegasnya.

Di sisi lain, pengembangan wilayah luas 68.000 kilometer-persegi, akan memberikan multiplier effect positif bagi perekonomian serta sosial masyarakat. "Singkat kata Cekungan Tarakan, adalah sebuah harapan besar Indonesia, dan harapan besar eksplorasi," pungkasnya. [ipe]

Komentar

x