Find and Follow Us

Selasa, 24 September 2019 | 03:56 WIB

Pertamina Komitmen Jaga Avtur Bandara Kertajati

Selasa, 10 September 2019 | 17:01 WIB
Pertamina Komitmen Jaga Avtur Bandara Kertajati
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Majalengka - Dua bulan terakhir, PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region III intens menyuplai bahan bakar Avtur bagi sejumlah maskapai penerbangan di Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB), atau Bandara Kertajati.

Sejak dipindahkannya penerbangan reguler dari Bandara Husein Sastranegara Bandung ke Bandara Kertajati, terjadi peningkatan jadwal penerbangan hingga 70%. Hal tersebut berimbas pada pasokan Avtur bagi penerbangan di Kertajati, di mana saat ini rata-rata suplai hingga 70 Kiloliter (KL) per hari.

General Manager Pertamina Marketing Operation Region III, Tengku Fernanda menyatakan, Pertamina terus mendukung kebutuhan Avtur di BIJB dan telah menyiapkan fasilitas pendukung Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) untuk memenuhi kebutuhan maskapai.

"Kami upayakan semaksimal mungkin, dimana pasokan Avtur dari Terminal BBM Balongan dibawa ke DPPU menggunakan mobil tangki khusus Avtur, yakni bridger berkapasitas 24 KL. Selanjutnya, Avtur ditampung dalam 4 unit tangki modular berkapasitas masing-masing 20 KL, dan kemudian diisikan menggunakan mobil tangki khusus untuk mengisi ke pesawat atau disebut mobil tangki refueler," kata Tengku Fernanda.

Pria yang akrab disapa Fernanda ini, mengatakan, jika dihitung secara volume, suplai Avtur ke BIJB masih relatif kecil, maksimal 70 KL per hari, atau sekitar 1,4% dibandingkan total pasokan di Bandara Soekarno Hatta (Soetta).

"Namun yang patut digarisbawahi bahwa seberapapun kebutuhannya kami upayakan untuk dapat mendukung BIJB, agar dapat tumbuh dan terus berkembang sehingga menjadi Bandara penyangga di Jawa Barat," katanya.

Sejak dibuka sebagai bandara reguler, saat ini, BIJB melayani sekitas 12 jadwal penerbangan per hari, dengan berbagai kota tujuan di luar Pulau Jawa. Adapun dua maskapai yang telah beroperasi rutin yakni Lion Air dan Air Asia.

"Bandara Kertajati akan menjadi salah satu bandara terbesar di Indonesia. Menyambut hal tersebut, kami juga telah menyiapkan peningkatan layanan dan fasilitas DPPU. Di mana, salah satunya untuk mengantisipasi penerbangan untuk umroh yang akan dilakukan dalam waktu dekat," tambah Fernanda. [ipe]

Komentar

x