Find and Follow Us

Selasa, 24 September 2019 | 03:55 WIB

Berkat RR,Blok Masela Sumbang Besar Cadangan Migas

Rabu, 11 September 2019 | 11:09 WIB
Berkat RR,Blok Masela Sumbang Besar Cadangan Migas
Rizal Ramli - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Beberapa waktu lalu, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menyebut Reserves Replacement Ratio (RRR) sebesar 300%. Dan, kontribusi terbesar berasal dari Blok Masela.

Tak sedang bercanda, Kepala SKK Migas Dwi Soetjipto menyebut RRR sebesar 300%. Di mana, kontribusi terbesar didapatkan dari plant of development (PoD) Blok Masela sebesar 276,15. Sedangkan sisanya yang 23,85% berasal dari 13 PoD. "Hingga Semester I-2019, temuan cadangan mencapai 132 juta barrel oil equivalent dari 13 PoD, atau setara 23,8 persen," papar Dwi pada Juli 2019.

Di mana, RRR merupakan rasio yang menggambarkan perbandingan antara penemuan cadangan migas dengan kegiatan eksploitasi. Ketika penemuan cadangan dan eksploitas sama besar, maka RRR-nya bernilai 100%. "(RRR) merupakan gambaran seberapa besar kita temukan cadangan baru untuk menggantikan (cadangan) yang dieksploitasi," papar Dwi.

Dengan kata lain, persetujuan revisi rencana pengembangan atau Plant of Development (PoD) Blok Masela yang diperjuangkan Menko Kemaritiman Rizal Ramli sejak 2016, cukup membantu negara dalam mewujudkan kemandirian energi.

Masih segar dalam ingatan, Rizal mendorong agar Blok Masela yang disebut blok gas abadi dikilang di darat (onshore). Sementara, raksasa migas asal Jepang, Inpex mengajukan proposal berskema kilang di laut (offshore).

Atas kerja keras serta konsistensi RR, kini semuanya terbukti. Blok Masela berkontribusi besar terhadap berlipatnya ratio cadangan (reserve replacement ratio) migas di Indonesia menjadi 300%.

Selain itu, Bang RR, sapaan akrab Rizal Ramli sangat yakin bahwa skema onshore yang diterapkan di Blok Masela bakal mendorong perekonomian daerah. Bisa diintegrasikan dengan pembangunan pabrik petrokimia dan pupuk. Yang sangat mendukung upaya pemerintahan Joko Widodo dalam mewujudkan kemandirian pangan. Bak pepatah, sekali dayung dua-tiga pulau terlampaui. [ipe]

Komentar

x