Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 09:26 WIB

Chainway Akan Gelar Empowering Blockchain Summit

Sabtu, 14 September 2019 | 21:20 WIB
Chainway Akan Gelar Empowering Blockchain Summit
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Chainway akan menggelar Empowering Blockchain Summit yang berlangsung di Jakarta, Indonesia pada 13 -14 September 2019 di Sheraton Grand Gandaria City Hotel.

Acara ini bertujuan untuk menemukan solusi dan berbagi wawasan tentang cara yang lebih baik dalam menerapkan teknologi blockchain ke industri. Selain itu juga sebagai platform yang diharapkan bisa digunakan secara menyeluruh Indonesia dan negara-negara Asia Tenggara lainnya.

Didukung oleh Chainway, platform bisnis blockchain berbasis di lndonesia, seminar perdana ini akan mempertemukan para pemimpin, pendiri dan pengembang perusahaan besar untuk bersama-sama membangun momentum dan untuk terlibat dalam diskusi tentang masa depan industri blockchain.

Chainway adalah perusahaan blockchain yang baru didirikan di Jakarta untuk menghubungkan bisnis global blockchain dengan industri blockchain Indonesia dan memberikan solusibisnis.

Seminar ini akan menampilkan gambar profil tinggi di blockchain global dan dunia aset crypto. Beberapa mitra terbesar adalah BlNANCE, Samsung SDS, INDODAX, Samsung Electronics Indonesia, QCP Capital, SolidBlock, dan Gopax Indonesia.

Pada hari pertama, pemain global yang paling berpengaruh di industri aset blockchain dan crypto akan berbagi pandangan tentang industri blockchain dan cara praktis untuk menerapkannya ke sektor publik dan swasta.

Selain itu ada juga pihak dari pemerintah seperti menteri untuk berbicara tentang industri dalam waktu dekat dengan teknologi blockchain dan prospek kerangka peraturan.

Hari kedua akan fokus pada apa yang terjadi di pasar blockchain dan strategi bertahan hidup. Selain itu, Pertemuan Super BlNANCE akan berlangsung untuk membahas dan berbagi tentang perdagangan, teknologi blockchain, dan fitur-fitur BlNANCE lainnya dengan para pembicara terkemuka.

Sementara, Chairman Asosiasi Blockchian Indonesia (ABI), Muhammad menjelaskan bahwa keberadaan ABI ini bertujuan untuk menggalang dan mengorganisir pelaku usaha teknologi Blockchain dalam menciptakan lingkungan berusaha yang berkualitas yang memacu pemahaman, pemanfaatan, kemajuan serta daya saing teknologi Blockchain, dalam kaitannya dengan revolusi industry 4.0, baik pada tataran nasional maupun internasional.

"Pelaku usaha terkait teknologi Blockchain dan revolusi industry 4.0, sehingga didapatkan pemahaman dan pemanfaatan yang optimal dalam rangka mendukung pertumbuhan dan perkembangan teknologi Blockchain Indonesia yang berdaya saing tinggi," imbuh pria yang akrab Oham.

Komentar

x