Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 09:14 WIB

Andalkan Start Up, Kamil Memberangus Ketimpangan

Senin, 16 September 2019 | 00:30 WIB
Andalkan Start Up, Kamil Memberangus Ketimpangan
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Bandung - Gubernur Jawa Barat (Jabar), Ridwan Kamil bilang, Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) hanya cukup membiayai 10% pembangunan di Indonesia.

Maka, sesuai penerapan teori Pentahelix, dibutuhkan kerja sama dengan berbagai pihak. Salah satunya menggandeng kalangan pengusaha. Dalam hal ini, kehadiran startup alias perusahaan rintisan dalam mendukung pembangunan di daerah, menjadi amat penting.

Startup yang tumbuh subur bersama inovasi dan digitalisasi, diharapkan bisa mengatasi permasalahan ketimpangan antara perkotaan dan perdesaan, terutama di Jawa Barat.

Kamil mengatakan, di masa kepemimpinannya, Pemprov Jabar memfokuskan diri kepada pembangunan desa. "Saya ajak mereka (startup) turut menyelesaikan permasalahan," kata Emil saat menghadiri kegiatan 'Ignite The Nation: Gerakan Nasional 1000 Startup Digital Satu Indonesia' di Graha Sanusi Hardjadinata Unpad Kota Bandung, Minggu (15/9/2019). "(Pembangunan) Jabar (wilayah) tengah ke utara maju, tapi (wilayah) Jabar tengah dan selatan tertinggal baik infrastrukturnya, akses, dan lainnya," tambahnya.

Dengan tema 'Kontribusi Startup Digital terhadap Ekonomi Perdesaan Jawa Barat', kegiatan ini sendiri diikuti oleh 1.000 calon startup digital milenial dan Generasi Z se-Jabar. Kamil berharap, startup tersebut bisa membantu masyarakat di desa yang masih belum mengerti bagaimana menyiasati perubahan zaman.

Untuk itu, startup pun harus menghadirkan sebuah gagasan, inovasi dan digitalisasi yang mampu merangkul semua kalangan atau bersifat inklusi. "Apa yang terjadi, anak-anak Jabar yang tertinggal di desa banyak pindah ke kota. Yang tertinggal di desa hanyalah generasi orang tuanya," tutur Kamil.

"Jadi, mimpi besarnya adalah digital inklusif. Di mana, bisakah Anda yang semangat membuat startup ini (bisa) membantu," imbuh Kamil yang juga mantan politisi Gerindra. [ipe]

Komentar

x