Find and Follow Us

Sabtu, 7 Desember 2019 | 07:08 WIB

Gegara Asap,Penerbangan Garuda di Kalimantan Batal

Senin, 16 September 2019 | 02:09 WIB
Gegara Asap,Penerbangan Garuda di Kalimantan Batal
(Foto: Inilahcom/Agus Priatna)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Gara-gara tebalnya kabut asap di Kalimantan, maskapai pelat merah, Garuda Indonesia membatalkan 12 penerbangan untuk rute domestik di Kalimantan pada Minggu (15/9/2019).

Keputusan tersebut ditempuh lantaran tebalnya kabut asap yang mengakibatkan jarak pandang penerbangan menjadi sangat terbatas. Vice President Corporate Secretary, Garuda M Ikhsan Rosan mengungkapkan, keputusan membatalkan penerbangan tersebut didasarkan pertimbangan aspek keselamatan dan keamanan penerbangan, khususnya dengan terbatasnya jarak pandang yang berisiko terhadap operasional penerbangan.

"Berbagai antisipasi tersebut turut berdampak terhadap sejumlah rotasi penerbangan, untuk itu kami mengimbau penumpang untuk melakukan pengecekan secara berkala jadwal penerbangan mereka," kata Ikhsan melalui keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (15/9/2019).

Untuk memastikan kesiapan dan keselamatan operasional penerbangan, sejumlah penerbangan Garuda Indonesia turut mengalami keterlambatan maupun pengalihan penerbangan.

Adapun data penerbangan yang dibatalkan hingga Minggu siang adalah sebagai berikut :
01.GA580/581- Rute Jakarta - Samarinda - Jakarta.
02.GA582/583 - Rute Jakarta - Samarinda - Jakarta.
03.GA512/513 - Rute Jakarta - Pontianak - Jakarta.
04.GA502/505 - Rute Jakarta - Pontianak - Jakarta.
05.GA504/507 - Rute Jakarta - Pontianak - Jakarta.
06.GA552/553 - Rute Jakarta - Palangkaraya - Jakarta.

Dengan situasi ini, seluruh penumpang Garuda Indonesia yang terdampak pembatalan jadwal penerbangan Garuda Indonesia diberikan pilihan untuk mengubah jadwal penerbangan (reschedule). Selain itu, penumpang juga diberikan pilihan untuk melakukan pindah rute (reroute) atau melakukan pengembalian uang (refund) sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

"Garuda Indonesia juga akan terus memonitor situasi dan perkembangan berkaitan dengan intensitas dampak kabut asap tersebut, khususnya yang dapat mengganggu keselamatan penerbangan," kata Ikhsan. [tar]

Komentar

x