Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 16:34 WIB

September, HBA Paling Rendah Sejak Dua Tahun

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 16 September 2019 | 16:02 WIB
September, HBA Paling Rendah Sejak Dua Tahun
(Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Harga batu bara terus menunjukan penurunan sejak awal tahun 2019. Bahkan pada September ini Harga Batu Bara Acuan (HBA) terendah sejak dua tahun terakhir.

Adapun HBA yang telah ditetapkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) di bulan September US$ 65,79 per ton. Tentu harga ini merosot dibandingkan Agustus kemarin yang berada di level US$72,67/ton.

Menurut Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi, harga batu bara di September ini mengalami tekanan dibandingkan bulan sebelumnya. Padahal HBA Agustus sempat naik tipis US$0,75/ton dibandingkan HBA pada Juli kemarin.

"HBA September ditetapkan US$65,79/ton," kata Agung di Jakarta, Senin (16/9/2019).

Dia mengatakan, penetapan HBA merujuk pada index pasar internasional. Ada 4 index yang dipakai Kementerian ESDM yakni Indonesia Coal Index (ICI), New Castle Global Coal (GC), New Castle Export Index (NEX), dan Platts59. Adapun bobot masing-masing index sebesar 25% dalam formula HBA. Artinya pergerakan harga batu bara dipengaruhi oleh pasar internasional.

Dia mengungkapkan pergerakan harga dipengaruhi oleh tingkat permintaan dari Tiongkok. Saat ini negeri Tirai Bambu itu sedang menggenjot produksi batu bara dalam negerinya.

Dengan demikian pemerintah Tiongkok mengeluarkan kebijakan pembatasan impor batu bara. Hal serupa pun dilakukan oleh Pemerintah India yang meningkatkan produksi batu bara dalam negeri.

"Faktor lainnya yaitu masih berlanjutnya perang dagang antara negara Tiongkok dan Amerika Serikat serta menurunnya permintaan batu bara dari benua Eropa," ujar dia.

Lebih lanjut Agung menyampaikan, melemahnya harga batu bara berpengaruh pada transaksi jual beli batu bara PT PLN (persero). Hal ini merujuk pada Keputusan Menteri (Kepmen) ESDM No.1410 K/30/MEM/2018 terkait harga khusus batu bara yang mulai berlaku sejak 12 Maret 2018 hingga 31 Desember 2019.

Dalam aturan itu disebutkan harga khusus batu bara bagi pembangkit listrik ditetapkan US$70/ton bila HBA berada di atas US$70/ton. Namun bila harga di bawah US$70/ton maka transaksi batu bara bagi pembangkit listrik merujuk pada HBA.

"Dengan kondisi saat ini maka PLN membeli sesuai dengan HBA," ujar dia.[jat]

Komentar

Embed Widget
x