Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 16:38 WIB

Presiden Tekankan Pentingnya Pencegahan Karhutla

Rabu, 18 September 2019 | 11:15 WIB
Presiden Tekankan Pentingnya Pencegahan Karhutla
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Pekanbaru - Turun langsung ke areal terbakar di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, Kabupaten Pelalawan, Kota Pekanbaru, Selasa (17/9/2019), Presiden bersama beberapa Menteri Kabinet Kerja, Gubernur Riau serta Panglima TNI dan Kapolri melihat langsung upaya terbaik pemerintah bekerjasama dengan para pihak dalam menanggulangi Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla).

Dalam kunjungan tersebut Presiden Joko Widodo kembali menegaskan pentingnya upaya pencegahan Karhutla. Keberhasilan upaya pencegahan Karhutla akan menjamin tidak meluasnya kejadian karhutla yang sulit diatasi, terutama bila terjadi di lahan gambut.

"Pencegahan itu tidak membutuhkan biaya banyak. Lebih efektif. Tapi kalau sudah kejadian seperti yang kita lihat sekarang ini, sudah kerja yang luar biasa (sulitnya)," ujarnya.

Ketika berada di lokasi, Presiden berinteraksi langsung dengan para petugas pemadaman Karhutla. Menurut mereka pemadaman Karhutla yang sudah membesar akan membutuhkan waktu yang lama, bahkan mereka beberapa di antaranya sudah ada yang bertugas lebih dari satu bulan di lapangan untuk memadamkan Karhutla di lahan gambut.

"Apalagi di daerah gambut seperti sekarang ini. Lebih sulit lagi. Kelihatan sudah padam, (tapi) api di bawahnya masih menganga," ucap mereka.

Selanjutnya pemerintah, melalui Polri, akan terus melakukan upaya penindakan hukum bagi pihak-pihak yang terbukti melakukan pelanggaran yang menyebabkan terjadinya kebakaran lahan. "Kalau kita lihat luasannya (lahan) besar sekali. Ini terorganisasi. Nanti coba ditanyakan Pak Kapolri penanganannya secara detail," tutur Presiden.

Ke depannya, presiden berharap agar masing-masing pihak menjalankan komitmen pencegahan kebakaran hutan dan lahan agar peristiwa yang terjadi saat ini tak terulang kembali. "Perlu kita ingatkan agar pencegahan oleh Desa, Camat, Bupati, Bhabinsa, Bhabinkamtibmas, Polsek, Koramil adalah yang pertama harus dikerjakan. Kalau sudah kejadian akan sulit," tandasnya.

Turut hadir bersama Presiden, Menkopolhukam Wiranto, Menteri LHK Siti Nurbaya, Menpupera Basuki Hadimuljono, Mensos Agus Gumiwang Kartasasmita, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, Kapolri Jenderal Pol. Tito Karnavian, Gubernur Riau Syamsuar, dan Kepala BNPB Doni Monardo. [*]

Komentar

x