Find and Follow Us

Senin, 14 Oktober 2019 | 16:57 WIB

KLHK Dorong Investor Masuk Gunung Halimun-Salak

Oleh : Indra Hendriana | Senin, 23 September 2019 | 05:09 WIB
KLHK Dorong Investor Masuk Gunung Halimun-Salak
(Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Bogor - Pemerintah berharap investor tertarik untuk membenamkan modal di Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS). Agar potensi wisata di daerah tersebut bisa lari kencang lagi.

Demikian dikatakan Kasubdit Pengelolaan Jasa Lingkungan Wisata Alam Ditjen KSDAE Kementerian lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Juliyanti dalam acara kunjungan jurnalis di Cikaniki Resort Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/9/2019).

Meski demikian, pememerintah tetap menekankan kelestarian alam. "Dengan catatan para investor yang melakukan pengembangan wisata harus tetap memperhatikan asas kelestarian dan asas untuk kesejahteraan masyarakat," kata Juli.

Adapun di Taman Nasional Gunung Salak saat ini ada lima destinasi alam yang bisa dinikmati masyarakat. Antara lain adalah Cikaniki, Kawah Ratu, Loji, Sukamantri, dan Curug Nangka.

Adapun Cikaniki yang berlokasi di Desa Malasari, Kecamatan Nanggung, Bogor, Jawa Barat dihuni 700 jenis tumbuhan dan 264 Jenis burung, serta tiga spesies kunci yakni Macan Tutul, Owa Jawa dan Elang Jawa.

"Untuk kawasan resort di Cikaniki ini dibangun tahun 1996 sampai 2009 digunakan untuk penelitian, fungsinya untuk research base tourism alias wisata yang memang fokus kepada penelitian seperti Bird Watching, Raptor Watching juga ada Primata Watching lokasi ini kaya dengan lokasi-lokasi khusus kepada penelitian," kata Peneliti Pengendali Ekosistem Hutan Balai TNGHS Wardi Septiana di Cikaniki Resort, Bogor, Jawa Barat, Sabtu (21/9/2019).

Wardi memaparkan, Balai TNGHS sedang menggalakkan wisata berbasis edukasi alam berjuluk ekowisata. Tujuan dari ekowisata atau ekotourism ada ekologi, ekonomi dan edukasi atau bagaimana mengembangkan sektor pariwisata yang berwawasan lingkungan.

Tentu saja, kata Wardi, dengan mengutamakan aspek konservasi alam, aspek pemberdayaan sosial budaya ekonomi masyarakat lokal serta aspek pembelajaran dan pendidikan.

"Jadi bagaimana pengunjung tidak sekedar datang bersenang-senang lalu pulang, tapi minimal bagaimana bisa merubah sikap mereka untuk ramah lingkungan atau ikut berpartisipasi menjaga kawasan konservasi," katanya.

Nah, potensi wisata di wilayah Cikaniki terdiri dari Perkebunan Teh Malasari, Jamur Fosfor atau Glowing Mushrom, dan Canopy Trail. "Untuk wisata air ada Curug Macan dan Curug Kuda Paeh. Tren wisata saat ini back to nature kembali ke alam, ada pengunjung sengaja datang ke sini berbicara tentang kondisi udara Jakarta yang tidak sehat ketika sampai di sini mereka menikmati bahkan sampai menginap selama 3 hari," ujar Wardi.

Sementara di Kawah Ratu merupakan tempat wisata dengan air terjun, area berkemah dan pemandangan bekas letusan gunung Salak. Nah, di Loji bisa melihat suaka elang, camping Ground, Air terjun Cibadak. Sedangkan di Sukamantri disediakan kawawan berkemah. Dan di Curug Nangka terdapat wisata curug. [ipe]

Komentar

x