Find and Follow Us

Minggu, 17 November 2019 | 15:44 WIB

Darmin: Investasi PSN Tembus Rp4.183 Triliun

Rabu, 2 Oktober 2019 | 19:28 WIB
Darmin: Investasi PSN Tembus Rp4.183 Triliun
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menko Perekonomian, Darmin Nasution bilang, jumlah Proyek Strategis Nasional (PSN) yang terdiri dari 223 proyek, sesuai Rancangan Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019, ditambah tiga program, nilai investasinya mencapai Rp4.183 triliun.

Darmin menuturkan, dari 223 PSN, pemerintah telah menetapkan sebanyak 37 proyek prioritas dengan total nilai investasi di atas Rp2.500 triliun, yang implementasinya akan diawasi oleh Komite Percepatan Penyediaan Infrastruktur Prioritas (KPPIP). "Di dalam PDB kita persen infrastruktur itu turun pada awal setelah krisis sehingga menjadi penghambat bagi pembangunan kita," kata Darmin di Jakarta, Rabu (2/10/2019).

Ia mengatakan, untuk mendorong pembangunan infrastruktur, pemerintah memerlukan dukungan dari berbagai pihak dalam hal pembiayaan, terutama swasta, sehingga pemerintah berencana membuat berbagai kebijakan yang meliputi aspek fiskal, institusi, dan regulasi.

"Tentu infrastruktur kecil-kecil dalam skala daerah itu APBN, tetapi infrastruktur strategis itu, kalau anda lihat pembiayaannya mayoritas oleh swasta dan BUMN, baru APBN," ujar Darmin.

"Tax holiday yang dirumuskan belum lama juga merupakan merupakan urgent yang diberikan ke infrastruktur," ujar mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu.

Selain itu pemerintah juga melakukan transformasi institusi dengan membentuk dan memperkuat lembaga untuk percepatan infrastruktur seperti Lembaga Manajemen Aset Negara (LMAN), PT Sarana Multi Infrastruktur, PT Indonesia Infrastructure Finance, PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia, dan KPPIP.

Menurut Darmin, dampak pembangunan infrastruktur tersebut telah mulai terasa karena turut memperbaiki kinerja logistik yang mulai membaik sejak 2010 hingga 2018 serta bermanfaat bagi perekonomian Indonesia.

Sementara, Deputi bidang Koordinasi Percepatan Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah Kemenko Perekonomian, Wahyu Utomo menjelaskan, hingga September 2019 terdapat 81 Proyek Strategis Nasional yang telah selesai dan beroperasi dengan nilai Rp390 triliun.

Selain itu, terdapat 27 proyek, satu program ketenagalistrikan, serta satu program pemerataan ekonomi yang sedang dalam konstruksi dan mulai beroperasi sebagian, sedangkan 22 proyek dalam tahap konstruksi dan akan beroperasi pada akhir 2019.[tar]

Komentar

x