Find and Follow Us

Minggu, 17 November 2019 | 15:44 WIB

Perusahaan 3 Negeri Jiran Diduga Pelaku Kathutla

Oleh : Indra Hendriana | Sabtu, 5 Oktober 2019 | 17:09 WIB
Perusahaan 3 Negeri Jiran Diduga Pelaku Kathutla
Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK Ruandha Agung Sugadirman - (Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM Jakarta - Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) mengungkap pelaku atau dalang dibalik kebakaran lahan dan hutan di sejumlah tempat yang terjadi beberapa waktu lalu.

KLHK mengungkap pelaku kebakaran hutan dan lahan ini terdiri dari 64 perusahaan baik luar negeri maupun lokal. Kemudian puluhan tersangka dan jumlah kasus dari masing-masing daerah.

"Mengenai penegakan hukum, sampai dengan saat ini telah dilaksanakan penyegelan oleh KLHK sebanyak 64 perusahaan," kata Direktur Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim KLHK Ruandha Agung Sugadirman pada Konferensi Pers di Media Center KLHK, Jakarta, Jumat (4/10/2019).

Dia mengatakan, dari 64 perusahaan tersebut, 20 perusahaan diantaranya berasal dari luar negeri yakni Singapura, Hongkong dan Malaysia.

Rincian perusahaan itu sendiri, jelas Ruandha, berasal dari 47 unit perkebunan sawit, 13 unit hutan tanaman, satu unit restorasi ekosistem, tiga unit hutan alam dengan luas total area yang terbakar seluas 14.343 hektar. "Sedangkan kasus Kebakaran hutan dan lahan yang ditangani oleh Polri, sejumlah 196 kasus," kata Ruandha

Lebih lanjut, ia merincikan kasus Karhutla di Polda Riau sebanyak 52 kasus, 47 orang tersangka dan satu perusahaan. Polda Sumsel ada 18 kasus dengan 27 orang tersangka dan satu perusahaan. Polda Jambi terdapat 10 kasus dan 14 orang tersangka.

Sementara itu, di Polda Kalsel terdapat 4 kasus dengan 4 orang tersangka, Polda Kalteng 57 kasus, 65 orang tersangka dan satu perusahaan, serta Polda Kalbar ditemukan 55 kasus, 61 orang tersangka dengan dua perusahaan. [ipe]

Komentar

x