Find and Follow Us

Senin, 21 Oktober 2019 | 18:16 WIB

Budi Genjot Kapasitas Petikemas Priok 8 Juta TEUs

Senin, 7 Oktober 2019 | 02:09 WIB
Budi Genjot Kapasitas Petikemas Priok 8 Juta TEUs
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi - (Foto: Tribunnews)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menargetkan layanan bongkar muat (throughput) petikemas di Pelabuhan Tanjung Priok meningkat menjadi 8 juta TEUs pada 2019, setelah pada 2018 mencapai 7,5 juta TEUs.

"Harapannya naik dari 7,5 juta jadi delapan juta dan terus naik. Tentunya kita harus menekan biaya-biaya," tutur Budi dalam keterangan tertulis di Jakarta, Minggu (6/10/2019).

Budi menjelaskan, peningkatan throughput ini masih dapat terus diupayakan hingga mencapai 10-12 juta TEUs per tahun. "Kalau mau dinaikkan jadi 10-12 juta masih bisa, masih ada kapasitas tak perlu memperbesar pelabuhan. Yang perlu dilakukan bagaimana dari pelabuhan-pelabuhan di Surabaya, Makassar, Palembang terkonsolidasi ke sini. Sehingga kapal-kapal besar datang ke sini frekuensinya lebih banyak," katanya.

Peningkatan throughput akan didukung dengan pelayanan arus bongkar muat yang di maksimalkan pada akhir pekan yaitu Sabtu dan Minggu. Peningkatan pelayanan ini dilakukan agar arus bongkar muat tidak hanya menumpuk di hari Kamis dan Jumat.

"Selama ini barang-barang itu relatif tidak maksimal di Sabtu Minggu, oleh karenanya saya minta ke tim untuk aktifkan Sabtu Minggu. Kita mesti masuk. Terima kasih pihak karantina dan bea cukai datang semua sehingga jadi ada suatu kenaikan," kata Budi.

"Kalau ada pelayanan maka ini bisa beroperasi tidak hanya sekali seminggu tapi bisa 2-3 kali, kemacetan juga berkurang. Bayangkan kalau berkumpul di Kamis dan Jumat maka keluar masuk dari sini jadi mengantre," tambah mantan Budi.

Selain itu, Budi juga mengapresiasi waktu penimbunan petikemas atau biasa disebut dwelling time yang sudah menurun menjadi rata-rata 2,4 hari.

Dalam kegiatan ini Menteri Perhubungan turut didampingi oleh Direktur Jenderal Perhubungan Laut Agus H. Purnomo, Staf Ahli Menhub Bidang Ekonomi Kawasan dan Kemitraan Perhubungan Gede Pasek Suardika.

Selain itu Kepala Kantor Kesyahbandaran Utama Tanjung Priok, Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok, Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut, Direktur Kepelabuhanan, Direktur Kesatuan Penjagaan Laut dan Pantai, Direktur Operasi PT Pelindo II, Ketua Umum DPP Aptrindo, serta Ketua Umum DPP INSA. [tar]

Komentar

x