Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 12:32 WIB

Bidik Milenial Era Digital

Ekonom Ini Garap Aplikasi Khatam Al-Quran

Senin, 14 Oktober 2019 | 07:01 WIB
Ekonom Ini Garap Aplikasi Khatam Al-Quran
(Foto: Inilahcom/Dok)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Di era digital milenial, ekonom perbankan Achmad Deni Daruri meluncurkan aplikasi e-murojaah di Mesjid An Nahl, The Icon BSD City, Tangerang, Banten, Sabtu (12/10/2019).

Aplikasi ini untuk membantu masyarakat menghafal hingga khatam Al-Quran dengan mudah dan cepat, di mana pun berada. Saat ini, sudah hampir 2.000 orang yang mengakses aplikasi hafal Al Quran tersebut.

E-murojaah adalah program online khatam Quran setiap hari dengan prinsip too be big and connected for good, semakin banyak yang ikut semakin baik. "Aplikasi e-murojaa berisikan Al-Quran 30 juz. Aplikasi ini dapat diakses lewat gadget ataupun komputer, baik di rumah atau tempat kerja. Masyarakat akan dimudahkan menghafal hingga khatam Al-Quran dengan cepat di mana pun berada," kata Deni, yang juga Pembina Indonesia Murojaah dalam keterangan tertulisnya Senin (14/10/2019).

Deni berharap, aplikasi khatam Al Qur'an ini dapat meningkatkan minat masyarakat milenial membaca Al-Quran dengan mudah dan cepat. Sehingga negeri ini dapat mencetak banyak penghafal-penghafal Al Quran.

"Kalau group nya sudah mencapai 6.236 orang bisa khatam setiap hari 3 menit selesai, jika setiap hari baca per ayat. Kalau membaca 1 halaman setiap hari, group mencapai 604 orang. Setiap hari khatam Quran 6 menit selesai. Lalu ada yang membaca 1 juz per hari dengan group mencapai 30 orang, khatam Quran bisa 40 menit per hari. Mudah-mudah aplikasi ini bisa memperbanyak penghafal Al Qur'an di negeri ini. Khususnya, generasi milenial, melalui aplikasi e-murojaah," kata Deni.

"Khatam Quran adalah amalan terbaik umat ini untuk mengawal doa, tapi adakalanya kita perlu e-murojaah (too big to good, too conected to good) agar kita bisa keluar dari goa-goa kehidupan sosial negeri ini yang kini mulutnya tertutup makin rapat," tambah Deni.

Sementara, inisiator Indonesia Murojaah Deden M Makhyaruddin mengatakan, e-murojaah merupakan aplikasi digital yang dikembangkan Indonesia Murojaah, bertujuan untuk mempercepat proses penghafalan Al Qur'an. Di mana satu kali khatam dengan "dikeroyok" oleh seribu orang, misalnya, adalah lebih baik dari pada oleh beberapa orang saja.

Kata dia, tiga orang yang terperangkap dalam goa pada zaman duhulu sebagaimana dinarasikan hadis Muttafaq Alaih karena mulut goanya tertutup batu besar, lalu mereka bisa keluar melalui wasilah doa mereka yang mempertaruhkan amal terbaik mereka. Maka, yang menyebabkan mereka berhasil keluar dari goa bukan hanya karena doa mereka tapi juga karena mereka (bertiga). "Jika sendirian atau hanya berdua saja, maka doa mereka dikabulkan, dan tetap belum bisa keluar," paparnya. [ipe]


Komentar

Embed Widget
x