Find and Follow Us

Minggu, 17 November 2019 | 08:55 WIB

Efisiensi Migas Masih Jeblok, Jonan Jadi Geregetan

Senin, 14 Oktober 2019 | 17:45 WIB
Efisiensi Migas Masih Jeblok, Jonan Jadi Geregetan
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan - (Foto: inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Ignasius Jonan mempersoalkan masih minimnya efisiensi industri minyak dan gas bumi (migas) yang menjadi kunci kehandalan sektor tersebut.

"Hingga saat ini saya tekankan efisiensi adalah kunci dalam migas, karena sektor ini yang menentukan harga," kata Jonan dalam seminar tantangan industri migas di Jakarta, Senin (14/10/2019).

Jonan menceritakan, sektor migas merupakan yang paling tertinggal di antara sektor lain. Hal itu sudah dirasakan ketika Jonan pertama kali dipercaya Presiden Jokowi menjadi menteri ESDM.

Selanjutnya, mantan menteri perhubungan yang pernah dipanggil KPK ini, membandingkan industri migas dengan telekomunikasi. Pada 30 tahun lalu, harga ponsel genggam mencapai harga mobil.

Namun, saat ini, harga ponsel genggam bahkan tidak mencapai seperlima dari sebuah mobil standard, industri ponsel tersebut mencapai kemajuan yang luar biasa sehingga mampu mencapai semua target kalangan.

Ia menjelaskan bahwa industri ponsel baru besar masuk ke Indonesia sekitar 13 tahun silam, padahal industri migas sudah tua berada di Indonesia. Namun, dalam jangka 13 tahun tersebut, jaringan dari telepon seluler bahkan sudah melebihi jangkauan kelistrikan dan BBM untuk berada di pelosok negeri.

Dirinya mengingatkan kembali untuk menekan efisiensi pada bisnis migas agar tercapai kemajuan industri hingga dapat bersaing dengan sektor lainnya. [tar]

Komentar

Embed Widget
x