Find and Follow Us

Selasa, 19 November 2019 | 12:10 WIB

Jelang Jokowi Dilantik, BI: Kredit Makin Terkulai

Rabu, 16 Oktober 2019 | 14:09 WIB
Jelang Jokowi Dilantik, BI: Kredit Makin Terkulai
(Foto: Inilahcom)
facebook twitter

INILAHCOM, Jakarta - Jelang pelantikan Joko Widodo dan KH Maruf Amin sebagai presiden dan wakil presiden 2019-2024, Bank Indonesia (BI) merilis perlambatan pertumbuhan kredit baru pada triwulan III-2019.

Penurunan itu tercermin dari saldo bersih tertimbang (SBT) permintaan kredit baru hanya 68,3%, Turun ketimbang triwulan sebelumnya sebesar 78,3%. "Berdasarkan jenis penggunaan, perlambatan tersebut terutama bersumber dari kredit investasi dan kredit konsumsi," kata Departemen Komunikasi BI dalam info terbarunya di Jakarta, Rabu (16/10/2019).

Sementara itu, kata BI, pada triwulan IV-2019 pertumbuhan kredit baru diprakirakan meningkat, didorong oleh optimisme terhadap kondisi moneter dan ekonomi yang menguat dan juga risiko penyaluran kredit yang relatif terjaga.

Sejalan dengan prakiraan meningkatnya pertumbuhan kredit baru, kebijakan penyaluran kredit pada triwulan IV-2019 diprakirakan lebih longgar, terindikasi dari Indeks Lending Standard (ILS) sebesar 11,8 persen, sedikit lebih rendah dibandingkan 12,0 persen pada triwulan sebelumnya.

Pelonggaran standar penyaluran kredit terutama akan dilakukan terhadap kredit kepemilikan rumah/apartemen, kredit investasi, dan kredit UMKM, dengan aspek kebijakan penyaluran kredit yang akan diperlonggar antara lain plafon kredit, suku bunga, dan agunan.

Menurut BI, hasil survei mengindikasikan perlambatan pertumbuhan kredit untuk keseluruhan 2019. Kredit diprakirakan tumbuh 9,7% (yoy), atau lebih rendah dibandingkan dengan realisasi tahun sebelumnya yang tercatat sebesar 12,1%. [tar]

Komentar

Embed Widget
x