Find and Follow Us

Minggu, 17 November 2019 | 15:43 WIB

PGN: Penerapan DMO Jangan Berhenti di Batubara

Oleh : Indra Hendriana | Jumat, 18 Oktober 2019 | 10:10 WIB
PGN: Penerapan DMO Jangan Berhenti di Batubara
(Foto: Istimewa)
facebook twitter

INILAHCOM, Surabaya - Bukan hanya di batubara, penerapan kebijakan Domestic Market Obligation (DMO) diharapkan juga bisa diterapkan pada sektor gas. Hal ini dinilai bisa meningkatkan pemanfaatkan gas dalam negeri.

Selain itu, penerapan DMO ini juga dapat diproteksi guna meningkatkan daya saing dengan pasar ekspor. Nah, dengan DMO ini maka akan ada kepastian pasokan.

"Tampaknya pasar domestik membutuhkan kebijakan DMO LNG agar konsumen domestik dapat diproteksi guna meningkatkan daya saing dengan pasar ekspor," kata Sekretaris Perusahaan PT Perusahaan Gas Negara (Persero/PGN) Rachmat Hutama, Surabaya, Jawa Timur, Kamis (17/10/2019).

Kata dia, LNG tepat untuk ditingkatkan penggunaannya lantaran cocok dikembangkan di tanah air yang memiliki geografis negara kepulauan. "Dengan karakteristik cadangan-cadangan baru yang lebih cocok ditransportasikan dengan basis LNG dan uncommitted LNG yang belum terserap secara maksimal," kata dia.

Dengan adanya kebijakan DMO LNG, maka berbagai kebijakan untuk mendukung aturan itu juga bisa diterapkan salah satunya adalah menahan harga. Seperti halnya harga batubara yang ditahan oleh pemerintah khusus untuk kebutuhan pembangkit listrik. Ini membuat harga listrik yang dihasilkan pembangkit batubara menjadi kompetitif.

Dengan DMO LNG maka konsumen domestik bisa serap dengan keekonomian harga hilir yang lebih kompetitif juga. Harganya pun tidak disamakan dengan harga gas ekspor. "Ini untuk pengembangan LNG yang baru tapi. Kalau yang udah commited sekarang memang agak sulit," kata Rachmat.

Usulan adanya DMO ini karena gas menjadi salah satu bauran energi utama pembangkit listriknya setelah batu bara. PGN sendiri mengklaim siap untuk penuhi pasokan gas, terlebih dengan adanya penambahan infrastruktur LNG Teluk Lamong di Jawa Timur yang nantinya juga akan diikuti dengan pembangunan fasilitas pipa sebagai pendukung.

Untuk diketahui, pemerintah sebelumnya menerapkan DMO batu bara yang dipasok ke PT PLN. Hal ini untuk menekan harga batubara yang sempat melambung tinggi. [ipe]

Komentar

x